Mampu memotivasi diri yang baik menuju sukses dalam bisnis, kewirausahaan dan kerja merupakan impian banyak orang.
Namun semua usaha apapun ketika berangkat dari ketidak tahuan, maka nilai efektifitas menuju terwujudnya sebuah kesuksesan sangat kecil. Peluang sukses akan rendah.
Hal ini berbeda jika setidaknya kita mampu mengenal potensi diri kita sejak awal, sehingga banyak terjadi dan kita dengar, seseorang dengan usaha yang minimalis dan sederhana namun begitu cepat menjadi sukses dalam bisnisnya, kerjanya, wirausaha nya.
Mengenali diri merupakan modal dan kekuatan, terutama kekuatan untuk membangun kekuatan berikutnya menuju sukses menangkap peluang bisnis, peluang kerja, peluang sukses, peluang peningkatan reputasi.
Secara umum dan singkat tipe kepribadian manusia menurut Psikolog dari Amerika yang terkenal dengan JL Holland dapat dibedakan dengan 6 macam:
Tipe Kepribadian Konvensional
Ciri ciri dari kepribadian konvensional adalah :
Bersikat hati-hati, mengikuti arus , metodis, efisien, cermat, tidak fleksibel , pemalu, tidak mau menonjolkan diri, patuh, teratur , tekun, praktis, cermat, sopan, tidak imajinatif.
Pekerjaan yang cocok untuk tipe konvensional adalah : resepsionis, sekretaris, klerek, operator komputer dan akuntan.
Tipe Kepribadian Sosial
Ciri-ciri kepribadian konvensional adalah: menyukai orang, menikmati pergaulan, ramah, dermawan, suka menolong, baik hati, mudah berempati, persuasif, sabar, suka bekerja sama, bertanggungjawab bijaksana, hangat
Pekerjaan yang cocok untuk tipe ini adalah: Guru, ibu rumah tangga, konsultan manajemen
Tipe Kepribadian Investigative
Ciri-ciri Kepribadian investigative adalah rasional, analitis, kompleks, selalu ingin tahu, teliti, senang menyendiri, isntrospektif,pemalu,penuh kehati-hatian, tidak terburu-buru, tidak terbawa emosi, tidak terlalu disukai orang.
Pekerjaan yang cocok untuk tipe ini: ilmuwan, dokter, penerjemah, surveyor, peneliti, dosen
Tipe Kepribadian Artisitik
Ciri-ciri Tipe Kepribadian artisitik adalah tidak rapi, emosional, impulsive, tiakpraktis, mandiri, instrospektif, imajinatif, orisional, tidak senang, mengikuti arus, intuitif, peka, terbuka, disukai banyak orang.
Pekerjaan yang cocok untuk tipe ini adalah: penulis, musisi, jurnalis, seniman, disainer, actor, kritikus seni.
Tipe Kepribadian Realistis
Ciri-ciri kepribadian realistis adalah tidak suka omong kosong, tidak suka mengumbar janji atau kata-kata , keras kepala, materialistis, praktis, menjauhi diri dari pergaulan social, sedikit bergaul, bersikap wajar tidak dibuat-buat, berterus terang, cenderung mengikuti arus, fleksibel, tekun dan cermat.
Pekerjaan yang cocok untuk tipe ini antara lain : sopir, pilot, mekanik, juru masak, petani.
Tipe Kepribadian Pengusaha
Ciri-ciri tipe kepribadian pengusaha adalah gigih, ambisius, menyenangkan, mendominasi, menyukai petualangan, suka coba-coba, terkadang bertindak berlebihan, suka berbicara, penuh rasa percaya diri, sangat optimis, siap mencoba apapun
Pekerjaan yang cocok untuk kepribadian ini adalah : penjual, eksekutif, manajer, wiraswasta
Kenalilah diri anda untuk membangun kekuatan menuju kekuatan sukses berikutnya
.
Salam sukses selalu. Ipan Pranashakti KIP
Sunber: http://ipan.web.id/2008/10/kewirausahaan-dan-motivasi-diri-sukses-mengenali-potensi-diri-berdasar-kepribadian/
Selengkapnya...
Sukses mengenali potensi diri berdasar kepribadian
Angel of Heaven, 30 Januari 2009Empat Alat Manajemen Waktu
Angel of Heaven, 27 Januari 2009by Wirawan Yogiyatno
Waktu selalu menyertai kita. Waktu tak akan bisa kembali lagi. Hari kemarin tetap hari kemarin. Tidak ada mesin waktu kayak di cerita-cerita konyol. Siapa yang nggak bisa memanajemen waktu dengan baik akan tertebas waktu itu sendiri.
Oke, manajemen waktu pernah dibahas di rubrik ini. Namun selalu ada pengembangan-pengembangan baru yang kita perlu tahu untuk memanajemen waktu dengan baik. Kali ini, pertama kali Anda kudu punya komitmen untuk mengatur waktu, dan seterusnya, aturlah waktu dengan 4 alat manajemen waktu di bawah ini!
Membuat komitmen untuk mengontrol waktu Anda merupakan langkah pertama bagi manajemen waktu yang sukses. Langkah selanjutnya adalah merencanakan dan memprioritaskan waktu Anda dengan menuliskan tujuan hidup Anda.
Manajemen waktu secara tertulis nggak hanya bikin rencana Anda lebih efektif, namun juga akan memperdalam komitmen Anda terhadap tujuanmu. Tambahan lagi, Anda akan punya catatan untuk memandu, menelusur balik, serta menganalisa tujuan Anda. Secara ideal, Anda seharusnya hanya punya satu sistem perencanaan waktu yang membundel elemen-elemen berikut ini secara bersama.
Satu: Gunakan Pensil
Jika Anda ingin menjadwal hidup Anda, lupakan bolpoin atau sesuatu yang bertinta. Anda akan membuat perubahan-perubahan dalam perencanaan karena itu sebuah pensil dapat lebih menolong Anda membuat perubahan tersebut tanpa bersusah payah mencari tip ex. Lagian, penggunaan pensil akan menolong Anda untuk tetap fleksibel saat Anda merencanakan waktu Anda. Hidup bisa jadi tak terprediksi dan pensil merupakan alat yang nggak rewel untuk mengubah-ubah. Dengan kata lain, alat sederhana ini membantu Anda lebih mampu mengendalikan rencana-rencana Anda.
Dua: Juga Kalender
Sebuah kalender memberi Anda pandangan ke depan yang luas dari seluruh komitmen Anda –belajar, dakwah, keluarga, pribadi, komunitas dan sosial. Masukkan janji baru, kejadian, pertemuan, deadline suatu kerjaan, juga tanggal ketika Anda merencanakan untuk memulai sesuatu dengan baik. Untuk menghindari terlalu banyak penjadawalan, pastikan kalender Anda siap diakses setiap waktu –ketika di sekolah, di rumah, dan ketika dalam perjalanan.
Tiga: Rencakan Aktivitas Mingguan Anda
Luangkan waktu seminggu sekali untuk menjadwalkan janji, komitmen belajar, tugas, waktu pribadi, waktu keluarga, dan lainnya dalam perencanaan satu minggu ke depan. Bermurah hatilah dalam estimasi waktu untuk penyelesaian tugas dan rancanglah deadline yang layak. Berpikir realistislah mengenai waktu Anda. Jika perlu gunakan stabilo agar jika ada acara dadakan, jadwal yang telah ditulis tetap terlihat jelas.
Empat: Buatlah Daftar Kerja Harian
Sebuah daftar kerja bisa jadi sangat bernilai untuk menolong Anda mengendalikan waktu Anda. Tentu di samping sebuah kalender. Sebuah daftar kerja memberi Anda pandangan sekilas terhadap apa saja yang Anda butuhkan, atau Anda sukai untuk diselesaikan pada hari Anda.
Orang lain merasa bahwa daftar kerja merupakan pembuangan waktu yang nggak efisien. Tapi, jika digunakan secara benar, daftar kerja ini mampu:
-Meminimalisir kebingungan karena adanya pengkategorian prioritas kegiatan serta jelasnya tujuan akhir
-Menjaga acara-acara sepele yang senantiasa kudu diwaspadai
-Meningkatkan kemampuan Anda dalam mengingat karena ketika Anda kudu menuliskan segala sesuatu, pikiran Anda pun akan aktif bekerja
-Menolong Anda memprioritaskan aktivitas Anda.
Mengerjakan beberapa hal dalam suatu hari tanpa sebuah daftar kerja bisa membuat bekerja begitu saja tanpa arahan yang jelas. Kadang Anda bisa temui orang yang sore hari sudah kehabisan tenaga tapi tetap bingung, kepalanya pusing, hatinya mengeluh, “Aku tahu aku tadi sudah sibuk, tapi tampaknya tidak ada hasil dari seluruh aktivitasku tadi.”
Menyusun Daftar Kerja Anda
Nah, kini saatnya bagi Anda untuk menyusun suatu daftar kerja
1. malam sebelumnya atau pagi-pagi sekali, pikirkan seluruh kerjaan harian Anda dan tulislah. Pakai kertas kosong atau notes kecil nggak masalah, yang penting tulis saja. Jangan lupa hal-hal atau kerjaan-kerjaan yang sepele!
2. kelompokkan mereka dengan menggunakan kode, seperti: A= item yang harus dikerjakan, B = item yang seharusnya dikerjakan, C = item yang bisa dikerjakan
Jadi prioritas pengerjaan A lebih tinggi dari B dan C. Sedangkan prioritas kategori B lebih tinggi dari C.
3. prioritaskan tiap kelompok dengan menambahkan nomor setelah huruf, contoh:
A1 menyelesaikan tugas matematika
A2 mengerjakan tugas kelompok biologi
B1 ke kantor pos ambil wesel
B2 memposkan tagihan
B3 ke laundri
C1 telepon keluarga
C2 merapikan berkas-berkas
Di dalam tiap kategori angka yang lebih kecil menunjukkan prioritas yang lebih tinggi. Jadi prioritas pengerjaan A1 lebih tinggi daripada A2.
Menjalankan Daftar Kerja Anda
Pertama banget, jadikan daftar ini mudah dilihat setiap waktu selama hari-hari Anda supaya Anda tetap terfokus dan berada pada jalur yang benar.
Kerjaan-kerjaan tersebut harus diselesaikan berurutan sesuai nilai prioritas kerjaan tersebut, kecuali jika kerjaan tersebut punya waktu sisipan, seperti pertemuan atau pelajaran di kelas. Masukkan kerjaan-kerjaan yang bisa dikerjakan secara cepat ke kategori B dan C. Tujuan Anda adalah menyelesaikan seluruh item A, dan sedapat mungkin B serta C. Walaupun demikian, tetaplah realistis dengan batasan waktu Anda dan prioritas Anda. Tidak semua kerjaan merupakan kategori A hari ini, bahkan jika hal tersebut sangat penting.
Berilah tanda cek atau silang pada setiap tugas yang telah Anda selesaikan. Pada akhir setiap hari, pindahkan item kerjaan yang belum bisa Anda selesaikan ke daftar kerja hari lainnya. Daftar kerja hari lainnya bisa berarti hari berikutnya atau seminggu lagi, atau hari yang lain sesuai dengan perencanaan waktu Anda. Ini menjaga seluruh kerjaan yang belum selesai tetap nggak terlupakan. Ketika Anda gagal menyelesaikan suatu kerjaan pada suatu hari, cantumkan panah padanya dan pada tanggal berikutnya di mana Anda menambahkan kerjaan itu.
Contoh: à 1/3 C2 merapikan berkas-berkas. Ini berarti kerjaan ‘merapikan berkas-berkas’ Anda pindah pada tanggal 1 Maret dengan prioritas C2.
Dengan memindahkan kerjaan-kerjaan tertentu, sadarilah bahwa prioritas kerjaan itu pun dapat berubah. Karena itu, perhitungkan pula prioritas kerjaan-kerjaan yang Anda pindahkan tersebut. Walaupun ‘merapikan berkas-berkas’ bisa jadi Anda beri kode C2 hari ini, tapi dalam beberapa hari, ia dapat naik masuk kategori A atau B.
Jangan berharap diri Anda bisa menyelesaikan seluruh item karena mesti ada item-item yang punya prioritas lebih rendah yang bisa dilaksanakan pada waktu mendatang.
Di sisi lain, jika Anda menyelesaikan seluruh kerjaan Anda hari ini, Anda dapat melihat jadwal kerjaan ke depan dan menyelesaikan beberapa kerjaan yang Anda rencanakan untuk Anda selesaikan pada hari-hari depan tersebut. Artinya kerjaan pada hari-hari depan bisa Anda selesaikan pada hari tersebut. Dengan begini, Anda bisa menabung waktu, dan tabungan waktu tersebut suatu hari dapat Anda buka sebagai hari istirahat.
Jika Anda punya sebuah kalender dengan penjilid spiral, Anda bisa menempatkan daftar kerjaan Anda pada penjilid spiral tersebut. Anda bisa lebih efektif jika daftar kerjaan Anda terletak nggak jauh-jauh dari kalender harian Anda.
Jadikan menambahkan tugas serta janji ke daftar kerja harian Anda sebagai kebiasaaan. Namun, ketika Anda punya ide cerah untuk menyelesaikan sesuatu jangan tunda sesuatu yang harus Anda selesaikan tersebut hingga hari sebelum hari deadlinenya. Kalaupun Anda nggak bisa mengerjakannya ketika Anda dapat ide cerah tersebut, Anda bisa menuliskan ide cerah tersebut, hingga jika tiba waktu untuk menyelesaikannya, Anda tinggal menjalankan ide cerah Anda tersebut.
Tips Ringan tapi Penting
Terakhir kali, ada beberapa tips agar manajemen waktu Anda lebih menggigit.
Pecahlah proyek besar menjadi beberapa kerjaan yang dapat diatur yang dapat diselesaikan dalam suatu jangka waktu. Ini mencegah Anda dari terbebani dengan pekerjaan.
Seorang psikolog dan terapis merekomendasikan untuk memulai mengerjakan sebuah kerjaan kecil atau bagian kecil dari suatu kerjaan yang besar. “Hal ini cenderung memotivasi Anda untuk meneruskannya karena ini memberimu perasaan penting bahwa daftar kerjaan Anda bermanfaat bagi Anda.” Katanya.
Jangan biarkan acara pembuatan daftar kerja memakan waktu pengerjaan kerjaan itu sendiri! Terlalu banyak waktu untuk mempersiapkan daftar kerjaan Anda tanpa beraksi tentu saja merupakan acara buang-buang waktu.
Realistislah
Penggunaan empat alat manajemen waktu ini merefleksikan komitmen Anda kepada diri Anda sendiri dan tujuan Anda. Dengan menggunakan waktu untuk memetakan tujuan Anda menjadi langkah kecil secara bulanan, mingguan, dan harian, Anda sedang dalam perjalanan meraih mimpi Anda.
Sistem manajemen waktu ini memang membuat Anda berkonsentrasi dan punya tanggung jawab terhadap rencana hidup Anda. Walaupun demikian, sistem ini nggak bisa digunakan untuk mengukur sukses Anda. Alih-alih, ia merupakan alat untuk mengatur waktu Anda semata. Ukurlah sukses dengan kualitas hidup Anda dan bukan dengan banyaknya item yang telah kau coret di daftar kerja Anda.
Menjadi sibuk mengatur waktu merupakan pembuangan waktu yang tak berarti. Karena itu, empat alat manajemen waktu ini menolong Anda tetap fokus pada proyek besar –menjalani hidup dengan arti dan tujuan. Bukankah ini alasan Anda mengapa Anda ingin mempraktekkan manajmen waktu efektif tadi? Bukankah dengan manajemen waktu ini Anda ingin lebih berkualitas?
Semakin Anda melatih kebiasaan pemercepatan waktu ini, semakin banyak kendali Anda atas waktu dan hidup Anda. Pengendalian ini membuat Anda menjadi lebih sadar dan paham terhadap diri Anda sendiri sehingga Anda tambah pede dan tambah berkualitas.(*)
Sumber: http://wirawax.wordpress.com/2006/11/28/empat-alat-manajemen-waktu/
Selengkapnya...
Seni Menjual dengan hati
Angel of Heaven, 25 Januari 2009Dalam tinjauan strategi marketing, semua orang bisa menjual, namun tidak semua orang mampu menjual semua barang dagangan atau produknya secara utuh. Karena memang dalam seni menjual atau teknik menjual, bahwa kesalahan umum salesman salesgirl, lebih berfokus terhadap kuantitas atau pemenuhan target.
Harapan besar seorang marketer atau salesman/girl mampu menjual setinggi-tingginya mencapai impiannya. Sedangkan tuntutan konsumen atau pelanggan berbeda, sehingga perlu menyamakan persepsi.
Secara filosofi seni menjual sebenernya bukan milik sekumpulan pebisnis, divisi marketing, salesman/girl dll. Seorang Inul Daratista adalah seorang penjual, dengan penampilannya di atas panggung. Seorang pengisi seminar, sedang berjualan dengan cara berfikir dan pengalamannya, tentu sang pengisi seminar juga berharap akan dipanggil kembali mengisi.
Berarti menjual dan seni menjual adalah milik banyak orang dan lapisan.
1. Jangan terlalu fokus pada produk anda saja, pikirkan juga kesesuain harga, manfaat, dampaknya terhadap setiap pelanggan agar waktu dan kesempatan menjadi efisien.
2. Kuasai produk-produk sejenis dari pesaing baik dari sisi kelebihan dan kelemahnnya, namun sisi kelemannya tidak untuk disebarluaskan, hanya untuk dapat masuk ke hati konsumen yang pernah memakai produk pesaing
3. Cobalah untuk membuka “strategi komunikasi” dua arah, komunikasi adalah jiwa dari fungsi-fungsi marketing dan penjualan namun hendaknya semangat mempengaruhi dan membujuk didahului dahulu dengan awalan untuk menunjukkan kedekatan dan keramahan kepada calon pembeli. Jangan pancing pemberontakan dari calon pembeli karena muncul paksaan dari anda.
4. Dalam seni menjual yang matang, penjual melakukan proses membujuk/merayu untuk membeli hanya ‘satu bagian’ dari misi sesungguhnya, yaitu membangun komunikasi untuk dapat lebih memberikan ruang promosi. Sehingga janganlah terpaku pada niatan untuk menyampaikan gempuran kata-kata penjualan saja, harus ada rangkaian kata promosi, persepsi, dan pembangunan reputasi.
5. Temukan secara perlahan bahwa kehadiran anda untuk menjual adalah bagian dari pengatasam masalah atau kebutuhan pelanggan. Sehingga ketika setelah terjadi kesepakatn jual beli jangan lupa bahwa anda perlu memberikan kedekatan baik sosial, kekeluargaan, dorongan/motivasi dll, walau hanya sekejab. Raih hatinya dahulu.
6. Pastikan adanya komunikasi jaminan atau garansi dalam setiap transaksi untuk menguatkan kepastian layanan paska transaksi, untuk meningkatkan rasa tenang dari calon pembeli. Tenang tidak kawatir, gelisah dan ragu.
Penjual yang hanya berpikir untuk melakukan penjualan dan lari dari kedekatan hati dengan pelanggan tanpa mampu masuk ke benak pelanggan maka akan menyulitkan diri untuk mengembangkan usaha/penjualan pada waktu mendatang.
Pada tulisan berikutnya akan saya tuliskan lebih banyak lagi untuk selain seni menjual dengan hati ini.
Sumber: http://ipan.web.id/2008/11/strategi-marketing-dan-kewirausahaan-seni-menjual-dengan-hati
Selengkapnya...
Media iklan yang efektif untuk lingkungan yang ramai
Angel of Heaven, 23 Januari 2009Dalam pengembangan strategi marketing dan dalam upaya melangsungkan strategi bisnis, tentu media iklan menjadi salah satu pilihan dalam menguatkan aspek marketingnya. Media iklan merupakan sebuah media yang strategis karena dalam posisinya yang langsung berkomunikasi dengan masyarakat dan pelanggan untuk menyampaikan pesan bisnis yang membujuk, terutama media iklan pada tempat dan lingkungan yang ramai.
Hari ini saya bertemu dengan teman lama, pemilik sekaligus direktur Alam Persada Tour, diskusi ini sangat ringan namun tentu mengharapkan ada manfaat yang efektif baik untuk penguatan strategi marketing dan kelangsungan strategi bisnis Alam Persada Tour. Setelah melihat kantornya yang strategis, saya hany a menyarankan bahwa dalam mendesain papan nama, plang, baliho harus efektif dan mengena. Efektif? Mengena??
Unsur-unsur pencitraan media iklan yang efektif di lingkungan yang ramai, dilihat dari sudut pandang marketing memiliki daya pikat dengan metode:
1. Mampu dibaca dan dikuasai maksudnya dalam hitungan cepat, mungkin hitungan detik, sehingga media iklan jangan terlalu ramai, berlapis-lapis alinianya. Terutama jika diletakkan di jalan raya dengan kecepatan kendaraan pembaca yang rata-rata cukup tinggi, untuk membaca hany a memeiliki kesempatan sekitar 3-5 detik.
2. Menghindari kesan terlalu detil sekali, sehingga sulit menangkap ini pesan dan akan menurunkan antusiasme serta dorongan ingin tahu, sedang tujuan awal adalah membangun kesan dan pesan simetris secara singkat untuk memancing kesan awal dan melahirkan persepsi awal.
3. Memiliki nilai focus, menempatkan sebuah focus untuk mencari arah perhatian paling utama dalam sebuah media, baik melalui komposisi warna, ukuran huruf, posisi dan bentuk.
4. To the point, jangan memberikan penjelasan yang terlalu diskriptif yang menghilangkan kesan intelektualitas , ambil poin-poin saja.
5. Perhatikan peletakan media dengan menggabungkan unsur sumber cahaya, atau arah jalan yang produktif dll.
6. Komunikasi dengan cepat melalui kata-kata yang lazim dan umum
7. Jangan terlalu memancing perhatian dengan kata-kata yang susah di terjemahkan, atau cenderung keinggris-inggrisan, kalau kesan yang dibangun adalah “nilai informasinya”
8. Simple dan elegan, sekali lagi iklan dalam lingkungan ramai haruslah simpel, tidak terlalu didominasi dengan kekuatan desain semata, dominasi tekstur-goresan yang rumit, overlap dll.
9. Bijak dalampenggunaan foto dan gambar, semua haruslah relevan. gambar yang tidak memiliki unsur persuasi, dihilangkan.
10. Perhatikan, rata-rata pengakses Media iklan, kaitkan dengan Segmentasi Pasar yang digariskan oleh manajemen/pimpinan.
Selamat menyusun iklan yang efektif, akan saya tuliskan kembali mengenai media iklan dari sudut pandang Teori Klasik, yaitu rekognisi, minat, keinginan, dan tindakan . Tunggu uraiannya pada tulisan strategi marketing dan strategi bisnis yang akan datang.
Sukses selalu
Sumber: http://ipan.web.id/2009/01/strategi-marketing-strategi-bisnis-media-iklan-yang-efektif-untuk-lingkungan-yang-ramai/
Selengkapnya...
Strategi Bisnis: Jangan hanya menjual produk tapi juga menjual ‘value’
Angel of Heaven, 21 Januari 2009Strategi bisnis dalam pergeseran nilai salah satunya adalah, bahwa saat ini semakin banyak orang paham bahwa selain menjual barang maka perlu memahami manfaat, dampak dari sebuah barang. Dalam bahasa bisnis nilai manfaat, nilai pengaruh dan nilai dampak diistilahkan dengan value, atau nilai yang diukur dari sisi besaran manfaat, dampak, nilai kesempurnaan.
Strategi bisnis yang baik tentu telah menetukan bagaimana langkah-langkah identifikasi value itu dibangun, dibentuk dengan langkah langkah manajemen nya. Sebuah contoh ketika ada seseorang membeli sebuah Mesin Bor maka tentu nilai yang melekat adalah bahwa seseorang pembeli tadi mau beli lubang. Lubang? Bor mampu membuat lubang dengan cepat, kuat, akurat, dan menghasilkan lubang yang banyak tanpa rusak dan rewel. di lain pihak mesin bor juga mampu untuk mengerinda dan memroses dalam penghalusan media kulit plastik dan kayu. Dengan kata lain bahwa penjual tidak boleh hanya menjual produk tanpa pengetahuan dasar dan pengembangan maafaat. Pengembangan manfaat?
Pernah anda mendengar iklan produk Agar-agar dari merek wallet. Selama ini dan sejak saya kecil produk itu jelas-jelas untuk membuat makanan berbentuk agar-agar, hanya itu. Namun pada tahun-tahun ada pengembangan value dan didukung strategi positioning yang hebat :
1. Agar-agar Merek Walet hanya produk untuk membuat agar-agar, namun dalam sebuah penelitian Rumput laut adalah bahan makanan yang kaya serat. Padahal agar-agar dibuat dari rumput laut, sehingga positioning yang dibangun bahwa Produk Walet sangat kaya dengan serat.
2. Makanan berserat bagus untuk kesehatan, sehingga Produk Wallet disinergikan menjadi makanan untuk kesehatan pencernaan. Nilai kesehatan dibangun dengan baik. Karena makanan yang sehat sedang menjadi booming, pengembangan persepsi value .
3. Tidak setiap hari produk agar-agar Walet dikonsumsi oleh kebanyakan orang, karena mungkin secara leveling value, menjadi makanan tersier. Untuk ini perlu pergeseran untuk dapat menjadi makanan pokok yang dikonsumsi tiap hari, mungkinkah?? Dalam upayanya akhirnya ditemukan sebuah langkah agar-agar Walet mampu berkolaborasi dengan nasi putih, dengan positioning, bahwa nasi yang ditaburi serbuk agar-agar wallet akan menjadi enak, sedikit berasa manis, kenyal, nasi tidak keras, dan yang terpenting adalah tanpa harus membeli makanan tambahan berserat dengan waktu konsumsi secara terpisah. Makan nasi juga makan makanan berserat juga menjaga kesehatan pencernaan, semua karena apa?? Karena produk agar-agaar Walet.
4. Makanan agar-agar tidak cukup menarik jika dalam benak pelanggan hanya terbayang makanan yang manis, bening, kadang berwarna ,kenyal. Dalam perkembangannya untuk segmen anak-anak, Walet mengembangkdan dalam iklan bahwa agar-agar adalah makanan yang mampu meningkatkan perilaku cerdas, dengan contoh perilaku yang muncul dalam iklan, seorang anak-anak mengumpulkan wadah-wadah kecil berbentuk segitiga, bintang segi empat dan ada yang berbentuk angka 1 angka 2 dan seterusnya ditambah dengan wadahkecil berbentuk beberapa huruf A, B dan C.
Selamat menguasai value dari setiap produk anda dan mengembangkannya untuk strategi bini adna, korelasikan dengan strategi marketing anda yaitu positioning dalam setiap iklan, baik dalam brosur yg ekonomi maupun yang raksasa.
Sukses selalu
Ipan Pranashakti KIP
Sumber: http://ipan.web.id/2008/12/strategi-bisnis-jangan-hanya-menjual-produk-tapi-juga-menjual-value/
Selengkapnya...
Manajemen Waktu Berkolerasi dengan Sukses
Angel of Heaven, 20 Januari 2009By Rachmad Yuliadi Nasir
Orang yang bisa mengatur waktu biasanya sukses dalam bekerja atau berbisnis. Terlalu sering menggangap remeh suatu persoalan atau menunda- nunda suatu pekerjaan awal terhambatnya kesuksesan.
Pekerjaan yang dikerjakan pun hasilnya jadi tidak maksimal atau tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, karena dikerjakan dengan buru-buru.
Managemen waktu sangat dibutuhkan bagi mereka yang memiliki mobilitas pekerjaan yang tinggi.
Agar bisa mengatur waktu dengan baik, tidak ada salahnya Anda perhatikan tips berikut ini:
1.Atur jadwal kerja.
Ini untuk mengingatkan kita akan semua aktivitas yang akan kita kerjakan.
Dengan adanya daftar kita akan tahu kapan batas waktunya (deadline).
2.Deadline kerap membuat orang menjadi tegang dan stess. Usahakan agar mengerjakan pekerjaan dengan tenang dan fokus, sehingga hasilnya pun bagus.
3. Sediakan waktu ekstra sekitar 30 menit dalam mengerjakan pekerjaan kantor.
Jika ini yang Anda lakukan, maka Anda akan menjadi lebih maju.
4.Sisihkan waktu untuk tubuh Anda agar tetap sehat dan bugar.
Kondisi tubuh yang sehat sangat baik dalam menjalankan aktivitas yang padat.
5.Luangkan waktu 30 menit sesibuk apapun Anda bekerja di kantor untuk meningkatkan diri di rumah, misalnya belajar.
Hal ini bagus untuk menambah wawasan di luar materi pekerjaan.
6. Tulis lima ide yang berhubungan dengan pekerjaan Anda setiap hari.
Dengan membiasakan diri menggunakan imajinatif kreatif berarti kesuksesan Anda sudah di depan mata.
7.Buat analisis diri dan prestasi apa yang sudah dicapai.
Dengan begitu Anda tahu berapa persen misi yang telah Anda capai.
Sumber: http://www.halamansatu.net/
Selengkapnya...
Memahami tipe pesaing dalam bisnis
Angel of Heaven, 16 Januari 2009Saat ini persaingan strategi bisnis provider seluler pada titik puncak, tekanan-tekanan pesaing tidak saja muncul dari satu lini namun sudah mulai menyeluruh. Menyeluruh dari lini penurunan harga, produk dan layanan, kedekatan fungsi dan kedekatan harga dengan kepentingan pelanggan.
Satu hal, bahwa persaingan dalam strategi bisnis dengan lini penurunan harga akan memberikan keuntungan bagi pelanggan, karena masyarakat golongan menengah ke bawah merasakan harga yang semakin terjangkau, namun hal ini bisa menurunkan aspek kepuasan pelanggan jika hal ini muncul dengan tujuan untuk memunculkan persepsi; siapa termurah maka terbaik bagi pelanggan, dan menjadi pilihan masyarakat. Benarkah??
Ketika tarif sms awalnya adalah 350 rupiah, maka SMS merupakan alternative komunikasi yang terjangkau dan digunakan oleh kebanyakan pelanggan, baik dari masyarakat menengah maupun atas. Dan histerisnya tingkat penggunaan call/telepon lebih rendah daripada SMS, dilihat dari sisi kuantiti utility. Namun semua akan berubah ketika tarif telepon didiskon mati-matian dibawah variable harga SMS, konkretnya bawah telepon permenit bisa mencapai Rp. 1/detik, bahkan gratis. Sedang SMS masih di tingkat Rp. 350. Apa yang terjadi dari dampak persaingan ini?
Pernahkan anda merasakan nomor HP anda sulit dihubungi? Atau anda merasa bahwa telepon anda terputus saat pembicaran berlangsung? Yah semua ini adalah dampak dari manajemen harga yang muncul dari dampak persaingan. Harga telepon per menit menurun, sehingga memecau tingkat penggunaan telepon juga meningkat, karena murah, dampaknya frekuensi penggunaan menjadi overload, BTS mencapai rate dan tinggat penggunaan yang sangat tinggi, sehingga kualitas per calling jadi rendah, karena tentu BTS mempunyai batasan-batasan akses.
Penyebab lain adalah bahwa Call/telepon membutuhkan resource “ pita data” yang lebih lebar dari pada SMS, sehingga BTS overload karena Call/telepon, maka sebagai strategi “penyeimbang” tarif SMS pun diturunkan, demi keseimbangan penggunaan antara call/telepon dan sms, dengan nilai ideal bagi BTS dan dukungan hardware.
Persaingan harga ini lah yang menguntungkanpelanggan dari sisi “harga”, namun mengorbankan pelanggan dari sisi “kualitas layanan”, baik telepon yang terputus, sms yang tertunda, telepon susah masuk dan lain2.
Memahami Tipe Pesaing
Dalam penguatan dan kehandalan strategi bisnis tentu manajemen baik sektor perusahaan besar atau UKM harus memperhatikan pesaing. Pesaing tidak untuk diserang layaknya musuh namun sebagai bentuk pemicu, pemacu langkah-langkah bisnis yang cerdik, implementatif dan cocok dengan kebutuhan masyarakat dari sisi bentuk produk/layanan dan kualitasnya.
Persaingan secara umum terbagi menjadi 2
1. Pesaing Destruktif
2. Pesaing Konstruktif
Pesaing Destruktif.
Dalam strategi bisnis, pesaing tipe ini lebih kepada menguatkan kekuatan untuk menghancurkan pengaruh pasar terutama dalam margin dari lawan atau justrumengurangi margin perusahaan itu sendiri. Seperti kasus di atas sebuah provider sengaja menurunkan margin lawannya dengan banting harga dan diskon di semua lini, harga per unit selalu dibawah pesaing. Pesaing ini memicu tingkat Profit Margin perusahan itu sedikit terganggu, namun tujuan utama memang bukan profit margin, tapi lebih kepada tujuan menurunkan omset dan margin dari pesaing, untuk dialihkan/direbut. Sehingga terkadang perusahaan sengaja mengganti-ganti harga sesuai dengan pergantian harga perusahaan lain. Ada pula provider yang berusaha menurunkan tingkat akses call/telepon, untuk mengalihkan kepada sms, agar BTS tetap mampu melayani.
Pesaing konstruktif
Dalam stategi Bisnis,pesaing konstruktif adalah pesaing yang membangun iklim persaingan sehat dan daling mendukung dengan perusahaan lawan. Pesaing konstruktif bertujuan meningkatkan nilai tambah, nilai manfaat, nilai pemuasan dan nilai kecocokan yang tinggi dengan pelanggan dengan tidak melakukan pola stragi binis yang menurunkan profit margin perusahaan itu sendiri. PEsaing konstruktif mempunyai ciri yaitu menawarkan produk dan layanan dengan nilai tambah tinggi dan dengan tujuan untuk pemenuhan segmen yang masih kosong atau segmen yang tidak teridentifikasi secara khusus, dengan tujuan untuk menggairahkan Suasana manajemen yang beriklim baik pada perusahaan tersebut. Ciri inilah yang justru akan meningkatkan gairah persaingan yang sehat, daling mendukung dan saling menguji efektifitas strategi bisnisnya.
Pola persaingan yang sehat akan memunculkan penurunan harga namun justru meningkatkan kualitas layanan dan produknya.
Sukses selalu
Ipan Pranashakti KIP
Sumber: http://ipan.web.id/2009/01/strategi-bisnis-memahami-tipe-pesaing-dalam-bisnis/
Selengkapnya...
Manajemen Konflik Dalam Organisasi
Angel of Heaven, 15 Januari 2009[ Once the realization is accepted that even between the closest human beings infinite distances continue, a wonderful living side by side can grow, if they succeed in loving the distance between them which makes it possible for each to see the other whole against the sky. ~Rainer Maria Rilke ~ ]
Manajemen Konflik dalam Organisasi
(Studi Kasus Proses Komunikasi dalam Organisasi UKM Pramuka UGM)
Organisasi merupakan wadah di mana banyak orang berkumpul dan saling berinteraksi. Organisasi juga terbentuk karena adanya kesamaan misi dan visi yang ingin dicapai. Dari sini setiap individu atau unsur yang terdapat di dalam organisasi tersebut secara langsung maupun tidak langsung harus memegang teguh apa yang menjadi pedoman dan prinsip di dalam organisasi tersebut. Sehingga untuk mencapai visi dan menjalankan misi yang digariskan dapat berjalan dengan baik.
Seiring berjalannya waktu, di dalam organisasi kerap terjadi konflik. Baik konflik internal maupun konflik eksternal antar organisasi. Konflik yang terjadi kadang kala terjadi karena permasalahan yang sangat remeh temeh. Namun justru dengan hal yang remeh temeh itulah sebuah organisasi dapat bertahan lama atau tidak. Mekanisme ataupun manajemen konflik yang diambil pun sangat menentukan posisi organisasi sebagai lembaga yang menjadi payungnya. Kebijakan-kebijakan dan metode komunikasi yang diambil sangat memengaruhi keberlangsungan sebuah organisasi dalam memertahankan anggoa dan segenap komponen di dalamnya.
Salah satu organisasi tersebut adalah UKM Pramuka UGM. Unit kegiatan Mahasiswa yang hampir mencapai usia ke-26 tahun ini ternyata memiliki mekanisme unik dalam merespon konflik yang ada di tubuhnya. Baik konflik internal anggota, anggota-pimpinan, maupun antar pimpinan itu sendiri. Sebagai salah satu organisasi kepemudaan, Pramuka UGM cukup menjadi contoh sederhana bagaimana sebuah organisasi mampu memanaj sebuah persoalan dengan baik. Dengan seperangkat norma yang ia miliki UKM Pramuka UGM mampu mengelola sumber daya yang selama ini menjadi potensi bagi sebuah organisasi.
Barangkat dari sinilah tulisan ini berawal. Melihat organisasi mahasiswa rentan akan konflik, dengan pertimbangan factor emosi dan stabilitas diri, maka penulis mencoba mengangkat tema bagaimana mahasiswa-dalam hal ini pengurus organisasi-memanaj konflik yang kerap mewarnai perjalanan organisasi mereka. Apakah proses komunikasi yang dijalin telah berjalan dengan baik laiknya sebuah organisasi ekonomi ataupun organisasi keluarga? Bagaimana proses komunikasi itu berjalan? Bagaimana kebijakan dan respon yang diambil tatkala konflik terjadi di sana? Tulisan ini berusaha memaparkannya.
II. Rumusan Masalah
a. Bagaimana proses komunikasi yang terjadai dalam organisasi Pramuka?
b. Bagaimana manajemen konflik dalam organisasi UKM Pramuka UGM?
III. Kerangka Teori
Organisasi
a. Organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hirarki otoritas dan tanggungjawab (Schein). Karakterisitik organisasi menurut Schein meliputi : memiliki struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain untuk mengkoordinasikan aktivitas didalamnya.
b. Organisasi adalah sistem hubungan yang terstruktur yang mengkoordinasikan usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu (Kochler).
c. Organisasi adalah suatu bentuk sistem terbuka dari aktivitas yang dikoordinasi oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama.
Jadi rumusan, tentang organisasi ini menyangkut 3 aspek penting :
i. organisasi sebagai suatu sistem
ii. terdapat koordinasi aktivitas
iii. mencapai tujuan bersama
Komponen organisasi
a. Struktur sosial : struktur normatif + struktur tingkah laku
b. partisipan : kontribusi individu pada organisasi
c. Tujuan
d. Teknologi : mesin, ketrampilan, teknik dari partisipan
Sifat organisasi
a. Dinamis, penyebabnya :
§ perubahan ekonomi
§ perubahan pasaran
§ perubahan kondisi sosial
§ perubahan teknologi
b. Memerlukan informasi proses komunikasi
c. Mempunyai tujuan
d. Terstruktur
Ada yang menambahkan faktor yang sangat berpengaruh bagi berlangsungnya suatu organisasi yakni : a. SDM, b. Ketrampilan, c. Energi, d. Lingkungan.
Fungsi Organisasi
a. Memenuhi kebutuhan pokok organisasi
gedung, modal, bahan mentah, fasilitas
b. Mengembangkan tugas dan tanggungjawab
ke dalam organisasi dan lingkungan
c. Memproduksi barang/jasa/gagasan
d. Mempengaruhi orang banyak
Komunikasi dalam organisasi
Fungsi komunikasi dalam organisasi adalah :
1. Sebagai pembentuk iklim organisasi yakni yang menggambarkan suasana kerja organisasi atau sejumlah keseluruhan perasaan dan sikap orang-orang yang bekerja di dalam organisasi.
2. Membangun budaya organisasi yakni nilai dan kepercayaan yang menjadi titik sentral organisasi,
Tujuan komunikasi dalam organisasi adalah mutual understanding, dalam arti mencoba mencari saling sepemahaman antara anggota-anggota dalam organisasi tersebut.
Lingkup kajian komunikasi organisasi adalah komunikasi organisasi yang terjadi dalam suatu organisasi, bersifat formal dan informal dan berlangsung dalam suatu jaringan [Komunikasi organisasi adalah pengiriman dan penerimaan informasi dalam organisasi yang kompleks. Termasuk dalam bidang ini adalah : komunikasi internal, hubungan manusia, hubungan persatuan pengelola, komunikasi dari atasan ke bawahan atau sebaliknya dari bawahan kepada atasan, komunikasi horisontal, ketrampilan berkomunikasi dan berbicara, mendengarkan, menulis dan komunikasi evaluasi program (Redding & Sanborn). ]
yang lebih besar dari komunikasi kelompok.
Pengertian Komunikasi Organisasi
1. Komunikasi organisasi merupakan arus informasi, pertukaran informasi dan pemindahan arti di dalam suatu organisasi.(Katz & Kahn)
2. Komunikasi organisasi adalah suatu sistem yang saling tergantung yang mencakup komunikasi internal dan eksternal (Zelko & Dance)
3. Komunikasi organisasi adalah proses menciptakan dan saling menukar pesan dalam satu jaringan hubungan yang saling tergantung satu sama lain untuk mengatasi lingkungan yang tidak pasti atau yang selalu berubah-ubah. (Goldhaber)
4. Komunikasi organisasi sebagai arus data yang melayani komunikasi organisasi dan interkomunikasi dalam beberapa cara. (Thayer). Ada tiga sistem dalam komunikasi organisasi :
a) berkenaan dengan kerja organisasi seperti data mengenai tugas-tugas atau beroperasinya organisasi.
b) berkenaan dengan pengaturan organisasi seperti perintah-perintah, aturan-aturan dan petunjuk-petunjuk
c) berkenaan dengan pemeliharaan dan pengembangan organisasi.
6. Bidang komunikasi organisasi termasuk arus komunikasi formal dan informal dalam organisasi (Greenbaunm).
Konflik
Konflik (pertentangan atau perselisihan) adalah sesuatu yang tidak pernah dapat dihindari, yang terjadi kapan saja sepanjang hidup dan juga di dalam leadership. Penyelesaian konflik yang baik sangat penting dalam meningkatkan ketrampilan sebagai leadership dan memindahkan praktek manajemen dari paham otoritarian (kepatuhan pada seseorang) ke arah pendekatan kooperatif yang menekankan pada persuasi rasional, kolaborasi, kompromi dan penyelesaian yang saling menguntungkan.
Kemungkinan efek dari konflik
Kemungkinan efek positif
Kemungkinan efek negatif
Meningkatkan usaha
Merasa mendapat angin
Saling pengertian lebih baik satu dengan yang lain
Mendorong terjadinya perubahan
Pengambilan keputusan yang lebih baik
Isu-isu kunci muncul ke permukaan
Pemikiran kritis muncul
Mengurangi produktivitas
Penurunan komunikasi
Perasaan negatif
Stres
Pengambilan keputusan yang tidak baik
Penurunan bentuk kerjasama
Muncul kegiatan fitnah
Konflik organisasi disebabkan langkanya sumberdaya.
Anne Hubel & Caryn Medved:
Penyebab konflik: distorsi informasi akibat modifikasi pesan, ambiguitas akibat penggunaan bahasa yang tidak jelas dan kebohongan.
Manajemen Konflik dalam Komunikasi
Asumsi setiap orang memiliki kecenderungan tertentu dalam menangani konflik.
Terdapat 5 kecenderungan:
• Penolakan: konflik menyebabkan tidak nyaman
• Kompetisi: konflik memunculkan pemenang
• Kompromi: ada kompromi & negosiasi dalam konflik untuk meminimalisasi kerugian
• Akomodasi: ada pengorbanan tujuan pribadi untuk mempertahankan hubungan
• Kolaborasi: mementingkan dukungan & kesadaran pihak lain untuk bekerja bersama-sama.
STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK
Pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik ialah :
Kompetisi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan satu pihak mengalahkan atau mengorbankan yang lain. Penyelesaian bentuk kompetisi dikenal dengan istilah win-lose orientation.
Akomodasi
Penyelesaian konflik yang menggambarkan kompetisi bayangan cermin yang memberikan keseluruhannya penyelesaian pada pihak lain tanpa ada usaha memperjuangkan tujuannya sendiri. Proses tersebut adalah taktik perdamaian.
3. Sharing
Suatu pendekatan penyelesaian kompromistis antara dominasi kelompok dan kelompok damai. Satu pihak memberi dan yang lkain menerima sesuatu. Kedua kelompok berpikiran moderat, tidak lengkap, tetapi memuaskan.
4. Kolaborasi
Bentuk usaha penyelesaian konflik yang memuaskan kedua belah pihak. Usaha ini adalah pendekatan pemecahan problem (problem-solving approach) yang memerlukan integrasi dari kedua pihak.
5. Penghindaran
Menyangkut ketidakpedulian dari kedua kelompok. Keadaaan ini menggambarkan penarikan kepentingan atau mengacuhkan kepentingan kelompok lain.
INTERAKSI WIN –WIN
Berpikir Menang-Menang merupakan sikap hidup, suatu kerangka berpikir yang menyatakan : “Saya dapat menang, dan demikian juga Anda, kita bisa menang”. Berpikir Menang-Menang merupakan dasar untuk dapat hidup berdampingan dengan orang lain. Berpikir Menang-Menang dimulai dengan kepercayaan bahwa kita adalah setara, tidak ada yang di bawah ataupun di atas orang lain. Hidup bukanlah kompetisi. Mungkin kita memang menjumpai bahwa dunia bisnis, sekolah, keluarga, olah raga adalah dunia yang penuh kompetisi, tetapi sebenarnya kita sendirilah yang menciptakan dunia kompetisi. Hidup sebenarnya adalah relasi dengan orang lain. Berpikir Menang-Menang bukanlah berpikir tentang Menang-Kalah, Kalah-Menang, atau pun Kalah –Kalah.
1. Win-Lose (Menang - Kalah).
Paradigma ini mengatakan jika “saya menang, anda kalah “. Dalam gaya ini seseorang cenderung menggunakan kekuasaan, jabatan, mandat, barang milik, atau kepribadian untuk mendapatkan apa yang diinginkan dengan mengorbankan orang lain. Dengan paradigma ini seseorang akan merasa berarti jika ia bisa menang dan orang lain kalah. Ia akan merasa terancam dan iri jika orang lain menang sebab ia berpikir jika orang lain menang pasti dirinya kalah. Jika menang pun sebenarnya ia diliputi rasa bersalah karena ia menganggap kemenangannya pasti mengorbankan orang lain. Pihak yang kalah pun akan menyimpan rasa kecewa, sakit hati, dan merasa diabaikan.
Sikap Menang-Kalah dapat muncul dalam bentuk :
Menggunakan orang lain , baik secara emosional atau pun fisik, untuk kepentingan diri.
Mencoba untuk berada di atas orang lain.
Menjelek-jelekkan orang lain supaya diri sendiri nampak baik.
Selalu mencoba memaksakan kehendak tanpa memperhatikan perasaan orang lain.
Iri dan dengki ketika orang lain berhasil
2. Lose-Win (Kalah - Menang).
Dalam gaya ini seseorang tidak mempunyai tuntutan, visi, dan harapan. Ia cenderung cepat menyenangkan atau memenuhi tuntutan orang lain. Mereka mencari kekuatan dari popularitas atau penerimaan. Karena paradigma ini lebih mementingkan popularitas dan penerimaan maka menang bukanlah yang utama. Akibatnya banyak perasaan yang terpendam dan tidak terungkapkan sehingga akan menyebabkan penyakit psikosomatik seperti sesak napas, saraf, gangguan sistem peredaran darah yang merupakan perwujudan dari kekecewaan dan kemarahan yang mendalam.
3. lose-Lose (Kalah - Kalah)
Biasanya terjadi jika orang yang bertemu sama-sama punya paradigma Menang-Kalah. Karena keduanya tidak bisa bernegosiasi secara sehat, maka mereka berprinsip jika tidak ada yang menang , lebih baik semuanya kalah. Mereka berpusat pada musuh, yang ada hanya perasaan dendam tanpa menyadari jika orang lain kalah dan dirinya kalah sama saja dengan bunuh diri.
4. Win (Menang)
Orang bermentalitas menang tidak harus menginginkan orang lain kalah. Yang penting adalah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Orang bermentalitas menang menjadi egois dan akan mencapai tujuannya sendiri. Jika hal ini menjadi pola hidupnya maka ia tidak akan bisa akrab dengan orang lain, merasa kesepian, dan sulit kerja sama dalam tim.
5. Win-Win (Menang-Menang)
Menang-Menang adalah kerangka pikiran dan hati yang terus menerus mencari keuntungan bersama dalam semua interaksi. Menang-Menang berarti mengusahakan semua pihak merasa senang dan puas dengan pemecahan masalah atau keputusan yang diambil. Paradigma ini memandang kehidupan sebagai arena kerja sama bukan persaingan. Paradigma ini akan menimbulkan kepuasan pada kedua belah pihak dan akan meningkatkan kerja sama kreatif.
BAGAIMANA BERSIKAP MENANG-MENANG ?
Bagaimana cara berpikir dan bersikap Menang-Menang ? Bagaimana Anda dapat tetap merasa bahagia ketika teman Anda diterima UMPTN sementara Anda tidak ? Bagaimana Anda tidak merasa rendah diri ketika melihat teman Anda mempunyai prestasi gemilang ? Bagaimana Anda dapat menemukan solusi permasalahan yang membuat Anda dan orang lain merasa Menang ?
Ada dua cara yang dapat dilakukan :
Capailah Kemenangan Pribadi
Berpikir Menang-Menang dimulai dari diri Anda sendiri. Jika Anda merasa sangat tidak aman dan tidak berusaha untuk mencapai kemenangan pribadi, maka sangatlah sulit untuk beerpikir Menang-Menang. Anda akan merasa terancam oleh orang lain, Anda akan sulit menghargai dan mengakui keberhasilan orang lain. Anda akan merasa kesulitan untuk tetap berbahagia atas keberhasilan orang lain. Orang yang tidak aman mudah iri pada orang lain.
Hindari Kompetisi dan Perbandingan Tidak Sehat
Ada dua kebiasaan dalam hidup kita yang mirip dengan tumor yaitu yang dapat menggerogoti tubuh kita perlahan-lahan dari dalam. Kebiasaan itu adalah berkompetisi dan membandingkan.
Berkompetisi
Kompetisi dapat menyehatkan. Kompetisi mendorong kita untuk menjadi lebih baik dan berprestasi. Tanpa kompetisi mungkin kita tidak mempunyai kemampuan mendorong diri kita untuk lebih maju. Kompetisi dapat menyehatkan jika Anda berkompetisi dengan diri Anda sendiri atau ketika hal itu membuat Anda merasa tertantang untuk berprestasi atau menjadi yang terbaik. Kompetisi sangatlah tidak menyehatkan jika Anda hanya berpikir tentang diri kemenangan untuk diri sendiri atau ketika Anda merasa harus mengalahkan orang lain untuk mencapai kemenangan. Marilah kita berkompetisi dengan diri sendiri sehingga kita selalu berkembang dan berhentilah berkompetisi demi memperoleh status, popularitas, pacar, posisi, perhatian, dan sebagainya dan mulailah menikmati hidup.
Membandingkan
Membandingkan diri dengan orang lain adalah sesuatu yang buruk. Mengapa ? Sebab masing-masing dari kita mempunyai potensi yang berbeda, baik secara sosial, mental, maupun fisik. Setiap orang punya kelebihan dan kelemahan yang berbeda. Kita dapat saling mengembangkan diri dan melengkapi bersama-sama dengan orang lain . Jadi apa gunanya melihat-lihat orang lain untuk mecari-cari kelemahan atau kelebihan mereka dan membandingkan dengan diri Anda? Berhentilah berbuat demikian dan hilangkan kebiasaan ini. Anda tidak perlu tampil secantik peragawati, Anda tidak perlu sepopuler teman Anda, tampilah sesuai dengan diri Anda yang sebenarnya karena Anda memang berbeda dengan orang lain, Anda adalah unik dan berbahagialan dengan keunikan Anda.
PEMBAHASAN
Pramuka Sebagai Sebuah UKM: Sebuah Organisasi
Pramuka adalah satu-satunya organisasi kepanduan yang ada di Indonesia (AD ART Gerakan Pramuka berdasar Keputusan Presiden No. 238 Tahun 1961). Gerakan Pramuka dimaksudkan untuk menjadi ajang pendidikan non formal di luar lingkungan pendidikan formal. Dengan prinsip dasar metode keramukaan yang dimiliki, Pramuka menjadi sebuah organisasi kepemudaan yang cukup kompleks dan tua di Indonesia.
Di UGM, Pramuka hampir berusia ke-26 tahun (tepatnya pada 15 Juni 2007 nanti). Gugusdepan 1505 putra dan 1506 putri. Di dalamnya terdapat tiga satuan: Pandega, Penggalang, dan siaga. Satuan Pandega berada pada Racana Gadjah Mada dan Racana Tribhuwanatunggadewi. Sedangkan satuan Penggalang dan Siaga berada pada ambalan dan barung Gadjah Mada dan ribhuwanatunggadewi dan keduanya berpangkalan di SD dan SLTP Budi Mulia Dua Yogyakarta. Dalam hal ini, bahasan yang dikaji oenulis adalah sebatas Racana Gadjah Mada dan Racana Tribhuwaatunggadewi (Satuan Pandega).
Racana Gadjah Mada dan Racana Tribhuwanatunggadewi memiliki struktur laiknya organisasi kepemudaan lainnya. Masing-masing racana memiliki ketua (01), sekretaris (02), Bendahara (03), dan Pemangku Adat (04). Secara fungsional, sekretaris dan bendahara bersama-sama ketua bertanggungjawab atas urusan kelembagaan dan organisasional. Sedangkan pemangku adat bertanggungjawab atas keanggotaan (GBHKR Jangka Pendek RGM dan RTBTD 2006-2007). Tiap-tiap pimpinan dibantu oleh coordinator bidang. Untuk masa bakti Pimpinan Dewan Racana 2006-2007, bidang yang dibentuk adalah Bidang Humas, Bidang Bina Satuan, dan Bidang Kerumahtanggaan.
Konflik dalam Organisasi
Dalam mengambil beberapa kputusan, acapkali sebuah organisasi kesulitan dalam mengakomodir segenap kepentingan anggota di dalamnya. Tidak terkecuali di tubuh UKM Pramuka UGM sendiri. Ketika pimpinan dipegang oleh sebuah kepengurusan baru, maka ada beberapa prosedur dan mekanisme waji yang harus dijalankan. Sesuai dengan prinsip dasar dan metode kepramukaan, maka setiap keputusan yang diambil harus melalui jalan musyawarah untuk mufakat.
Di UKM Pramuka UGM dikenal istilah musyawarah kerja yang merupakan forum tertinggi untuk menentukan program kerja apa saja yang akan dijalankan oleh mereka. Namun sebelum masuk forum tersebut, rancangan program kerja harus dibahas pada forum yang lebh kecil di Pimpinan Dewan Racana (Pengurus Operasional) dan di Dewan Racana (Pengelola secara umum yang telah Pandega). Konflik yang kerap muncul adalah knflik interpersonal dankepentingan golongan. Hal ini sangat wajar mengingat Pramuka merupakan organisasi yang berlandaskan prinsip kekeluargaan.
Selain pada rapat-rapat formal, konflik juga sering muncul pada kehidupan sehari-hari di Sanggar Bakti (semacam secretariat di Gelanggang Mahasiswa UGM). Interaksi yang terjadi setiap Oh, the comfort - the inexpressible comfort of feeling safe with a person - having neither to weigh thoughts nor measure words, but pouring them all right out, just as they are, chaff and grain together; certain that a faithful hand will take and sift them, keep what is worth keeping, and then with the breath of kindness blow the rest away. ~Dinah Craik, A Life for a Life, 1859
hari sangat memungkinkan terjadinya konflik antar anggota. Baik yang sifatnya laten maupun terbuka. Konflik-konflik tersebut kerap mewarnai perjalanan dan kehidupan di Sanggar. Sehingga dinamika yang timbul karenanya seringkali menyulitkan sekaligus menjadi sebuah tantangan bagi pimpinan dalam mengntisipasinya.
Proses dan Jalur Komunikasi
Salah satu proses komunikasi yang dibangun adalah dengan mengadakan pertemuan-pertemuan. Bebeapa pertemuan yang dijalankan sebagai mekanisme komunikasi antara anggotanya antara lain:
a. Pertemuan Pimpinan Dewan Racana Racana Gadjah Mada dan Pimpinan Dewan Racana Racana Tribhuwanatunggadewi.
Pertemuan PDR Racana Gadjah Mada dan PDR Racana Tribhuwanatunggadewi dilaksanakan sesuai dengan kondisi yang dianggap perlu untuk menentukan kebijakan Dewan Racana.
b. Pertemuan Pimpinan Dewan Racana Racana Gadjah Mada dan Pimpinan Dewan Racana Racana Tribhuwanatunggadewi dengan Bidang Dewan Racana.
c. Pertemuan Pimpinan Dewan Racana Racana Gadjah Mada dan Racana Tribhuwanatunggadewi dengan Pembina.
d. Pertemuan Pimpinan Dewan Racana Racana Gadjah Mada dan Racana Tribhuwanatunggadewi dengan Majelis Pembimbing Gugusdepan.
e. Pertemuan Pimpinan Dewan Racana Racana Gadjah Mada dan Racana Taribhuwanatunggadewi dengan Sangga Kerja.
f. Pertemuan Dewan Racana Racana Gadjah Mada dan Dewan Racana Racana Tribhuwanatunggadewi.
g. Pertemuan Dewan Racana.
Dilaksanakan oleh anggota Dewan Racana masing-masing racana, berisi pembahasan pembinaan keanggotaan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan kehidupan masing-masing racana. Untuk pertemuan DR masing-masing racana dapat dilihat pada Laporan Peradatan.
h. Musyawarah Kerja.
Berisi penawaran Program Kerja Racana kepada Warga Racana berdasarkan hasil-hasil Muspan XXV Tahun 2006, serta penetapan hasil dan kebijaksanaan Musyawarah Kerja.
i. Pleno Anggota.
Diselenggarakan dua kali dalam periode kepengurusan sebagai agenda evaluasi ena bulanan.
j. Pertemuan Khusus
Pertemuan khusus adalah pertemuan yang bersifat khusus, yang tidak termasuk dalam pertemuan-pertemuan di atas seperti pertemuan dengan rektorat, pertemuan dengan Forum Komunikasi Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada, pertemuan Badan Pengurus Harian Racana se-Kwartir Cabang 1205 Kota Yogyakarta, dan lain-lain.
Manajemen Konflik dan Mekanisme yang Ditawarkan
Dalam menyikapi konflik yang terjadi di internal anggota, personil yang secara fungsional bertanggungjawab adalah pemangku adat. Peran yang biasanya dipegang oleh anggota yang paling tua di antara pimpinan lainnya ini adalah sebagai seseorang yang memediasi konflik yang terjadi. Namun, selain secara personal, terdapat beberapa badan yang dijadikan alat untuk meneyelesaikan konflik jika konflik yang dirasa tidak dapat dilaksanakan oleh pemangku adat secara personal. Badan tersebut adalah pendamping dan Dewan Kehormatan.
Pendamping merupakan seorang kakak (sudah pandega) yang bertugas mendampingi adiknya (calon pandega) untuk menempuh SKU Pand Pendamping, Pemangku Adat, dan Dewan Kehormatan adalah beberapa alat yang digunakan untk melakukan proses komunikasi antaranggota di UKM Pramuka UGM. (GBHKR Jangka Pendek 2006-2007 Gerakan Pramuka Racana Gadjah Mada dan Racana Tribhuwanatunggadewi).
ega. Sebagai seorang pendamping, ia bertanggungjawab atas perilaku dan watak adik dampingannya itu. Begitu pula dengan konflik yang mungkin muncul dari hubungan tesebut. Dalam hal ini pendamping berfungsi laiknya orangtua yang mengawasi dan memantau perkembangan kepribadian dan segala macam kegiatan adik dampingannya itu. Maka tak jarang seorang dampingan seringkali memiliki karakter yang sama dengan pendampingnya. Dengan pendampingnya inilah seorang anggota bercerita dan berkomunikasi lebih intens dibandingkan anggota atau kakak lainnya. Seorang dampingan dan pendamping memiliki tingkat kepercayaan lebih tinggi bila dibandingkan anggota lainnya.
Selain itu juga terdapat Badan Kehormatan. Badan Dewan Kehormatan sedikitnya dihadiri oleh Ketua Racana, Pemangku Adat, dan Pembina selaku penasihat. Bahkan jika dipandang perlu, dapat pula dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Racana (yang telah Pandega).
Konflik atau permasalahan yang dibwah ke badan ini adalah yang menyangkut persoalan serius terkait pelanggaran Dasa Dharma dan Tri Satya Gerakan Pramuka, Adat Racana, GBHKR, AD/ ART Gerakan Pramuka, maupun konflik laten antarpersonal yang sulit dipecahkan. Sementara posisi Pembina dalam badan ini adalah sebagai penasihat yang hanya dimintai bantuan ketika persoalan dipandang sulit diselesaikan.
PENUTUP
IV. Kesimpulan
Beberapa persoalan dan penjelasan di atas dapat ditarik beberapa kesimpulan
a. UKM Pramuka UGM merupakan salah satu organisasi yang memiliki struktur yang cukip kompleks dengan kelengkapan unsure pimpinan dan koordinatir bidang.
b. UKM Pramuka UGM memiliki separngkat aturan yang mengikat yang menjadi pedoma operasional pelaksanaan organisasinya seperti AD/ART, SK tentang Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak, dan GBHKR Jangka Panjang maupun Jangka Pendek.
c. Disebut sebagai organisasi karena memiliki misi dan visi yang jelas yang tertuang di GBHKR dan Program Kerja.
d. Dari struktur yang terbangun jelas bahwa mekanisme komunikasi dijalankan dengan sangat dengan menggunkan forum-forum yang sudah ada di berbagai pertemuan dan rapat.
e. Manajemen konflik yang dilakukan melalui proses yang cukup panjang di mana segenap unsure dilibatkan dalam proses penyelesaian konflik tersebut.
Daftar Pustaka
Fiske, John. (1999). Introduction To Communication Studies. 2nd Edition. London: Guernsey Press Co Ltd
Griffin, EM. (2003). A First Look at Communication Theory, 5th Edition. USA: McGraw-Hill
Littlejohn, Stephen W. (2002). Theories of Human Communication. USA: Wadsworth Group
Miller, Katherine. (2002). Communication Theories: Perspectives, Processes, and Contexts. USA: McGraw Hill
Rajiyem. (2004). Rencana Program Kegiatan dan Pembelajaran Semester Mata Kuliah Komunikasi Organisasi. Yogykarta: Jurusan Ilmu Komunikasi UGM
PDR 2006-2007 UKM Pramuka UGM. Laporan Bakti Pimpinan Dewan Racana Racana Racana Gadjah Mada dan Racana Tibhuwanatunggadewi 2006-2007. Yogyakarta: UKM Pramuka UGM
Filed under: Umum — fickry @ 3:22 am
Penulis : M Solihin Fikri
Sumber : http://defickry.wordpress.com/2007/09/13/manajemen-konflik-dalam-organisasi/
Selengkapnya...
Manajemen Qolbu Al-Khobir, Yang Maha Mengetahui
Angel of Heaven, 13 Januari 2009Penulis: KH Abdullah Gymnastiar
Bismillahirrahmaanirrahiim
"Wahai anakku, sesungguhnya kalau ada satu butir biji sawi yang tersembunyi di dalam batu atau di langit atau di bumi, maka Allah mengetahuinya. Sungguh Allah itu Maha Halus lagi Maha Mengetahui." (QS.31 : 16)
Allah SWT mempunyai nama indah Al-Khobir. "Kho", "ba", dan "ro", itulah huruf-huruf penyusunnya. Kata yang tersusun dari huruf-huruf tersebut berkisar maknanya pada dua hal, yaitu pengetahuan dan kelemahlembutan. Khobir biasanya digunakan untuk menunjukkan pengetahuan yang dalam dan sangat rinci menyangkut hal-hal yang sangat tersembunyi.
Menurut Imam Al-Ghozali, Al-Khobir adalah yang tidak tersembunyi bagi-Nya hal-hal yang sangat dalam dan yang disembunyikan. Tidak terjadi sesuatu pun dalam kerajaan-Nya yang di dunia maupun alam raya kecuali diketahui-Nya. Tidak bergerak atau diam satu butir atom pun dan tidak bergerak atau tenang satu jiwa pun kecuali ada beritanya di sisi Allah.
Allah mengetahui apapun yang dikandung hati atau disimpan oleh pikiran. Bisikan-bisikan nafsu, ajakan-ajakan syetan, khayalan-khayalan pikiran, prasangka-prasangka di hati, rencana-rencana jahat, komentar-komentar dan gumaman hati, semua ada dalam pengetahuan Allah. Ada dua tindakan yang dapat dilakukan untuk meneladani asma Al-Khobir ini. Tindakan pertama menyangkut hubungan keluar dengan makhluk lain. Kita sadar bahwa pengetahuan kita sangat terbatas. Kita tidak tahu isi hati dan kepala orang lain, dan kita pun tidak tahu banyak tentang maksud-maksud di balik penciptaan makhluk disekitar kita. Berangkat dari kesadaran ini, maka akhlak yang patut dikembangkan adalah baik sangka! Selalu berbaik sangka kepada Allah dan sesama. Bila kita melihat orang yang cacat, seperti pincang, buta, atau lumpuh, janganlah mencela tetapi berbaik sangkalah, karena boleh jadi cacat itu pada fisiknya saja sedangkan batinnya penuh kemuliaan dan kesempurnaan karena ridho menerima ketentuan Allah. Bila kita mencela maka kitalah yang sebenarnya cacat. Cacat hati karena tidak mampu melihat hikmah Allah, cacat adab karena merendahkan makhluk Allah, dan cacat Akhlak karena baru bisa mencela dan tidak mampu berbuat untuk menolong. Tindakan kedua menyangkut diri kita sendiri. Pertama, kenalilah jasad ini dan hubungkan dengan kekuasaan Allah. Kedua, kenalilah kekurangan-kekurangan kita dalam segi ilmu, sikap, dan perilaku dan hubungkanlah dengan pengawasan Allah. Ketiga, kenalilah tujuan hidup ini dan selaraskan dengan keinginan Allah. Bila kita perhatikan jasad ini, maka insya Allah kita sadar dari mana asal kita dan siapakah kita. Dari setetes air yang hina, ke mana-mana membawa kotoran dan kalau sudah mati menjadi bangkai, itulah jasad ini. Tidak berdaya bila sudah kena penyakit. Bila sudah tua akan mengeriput dan melemah. Tidak ada yang patut disombongkan. Bila kita perhatikan betapa besar karunia Allah atas tubuh ini, maka insyaAllah kita sadar bahwa keindahan dan kesempurnaan tubuh ini Allah-lah yang membuat. Kekurangan dan kecacatan pun bukan kita yang menghendaki. Ini akan melahirkan rasa terima kasih dan rasa menerima. Sibukkanlah diri melihat kekurangan diri lalu bekerjalah untuk memperbaiki. Kita tahu betapa bodohnya kita dan betapa sedikitnya ibadah kita. Yang sedikit itupun kita rusak dengan tidak khusyuk dan kita hancurkan dengan ketidakikhlasan. Kita seharusnya malu kepada Allah karena kebusukan-kebusukan kita.
Hidup ini untuk akhirat. Awasilah setiap tindakan agar benar-benar diniatkan karena Allah dan selalu berada di jalan Allah. Belajar dari Al-Khobir membuat kita banyak melihat ke dalam diri dengan waspada dan melihat keluar diri dengan berbaik sangka. ***
--------------------------------------------------------------------------------
Rangkuman Tausyiah KH. Abdullah Gymnastiar, Pengajian MMQ Masjid Al-Azhar, 28 Agustus 2002
Selengkapnya...
MANAJEMEN KONFLIK
Angel of Heaven, 12 Januari 2009PENDAHULUAN
Setiap kelompok dalam satu organisasi, dimana didalamnya terjadi interaksi antara satu dengan lainnya, memiliki kecenderungan timbulnya konflik. Dalam institusi layanan kesehatan terjadi kelompok interaksi, baik antara kelompok staf dengan staf, staf dengan pasen, staf dengan keluarga dan pengunjung, staf dengan dokter, maupun dengan lainnya yang mana situasi tersebut seringkali dapat memicu terjadinya konflik. Konflik sangat erat kaitannya dengan perasaan manusia, termasuk perasaan diabaikan, disepelekan, tidak dihargai, ditinggalkan, dan juga perasaan jengkel karena kelebihan beban kerja. Perasaan-perasaan tersebut sewaktu-waktu dapat memicu timbulnya kemarahan. Keadaan tersebut akan mempengaruhi seseorang dalam melaksanakan kegiatannya secara langsung, dan dapat menurunkan produktivitas kerja organisasi secara tidak langsung dengan melakukan banyak kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Dalam suatu organisasi, kecenderungan terjadinya konflik, dapat disebabkan oleh suatu perubahan secara tiba-tiba, antara lain: kemajuan teknologi baru, persaingan ketat, perbedaan kebudayaan dan sistem nilai, serta berbagai macam kepribadian individu.
DEFINISI KONFLIK
§ Situasi yang terjadi ketika ada perbedaan pendapat atau perbedaan cara pandang diantara beberapa orang, kelompok atau organisasi.
§ Sikap saling mempertahankan diri sekurang-kurangnya diantara dua kelompok, yang memiliki tujuan dan pandangan berbeda, dalam upaya mencapai satu tujuan sehingga mereka berada dalam posisi oposisi, bukan kerjasama.
ASPEK POSITIF DALAM KONFLIK
Konflik bisa jadi merupakan sumber energi dan kreativitas yang positif apabila dikelola dengan baik. Misalnya, konflik dapat menggerakan suatu perubahan :
§ Membantu setiap orang untuk saling memahami tentang perbedaan pekerjaan dan tanggung jawab mereka.
§ Memberikan saluran baru untuk komunikasi.
§ Menumbuhkan semangat baru pada staf.
§ Memberikan kesempatan untuk menyalurkan emosi.
§ Menghasilkan distribusi sumber tenaga yang lebih merata dalam organisasi.
Apabila konflik mengarah pada kondisi destruktif, maka hal ini dapat berdampak pada penurunan efektivitas kerja dalam organisasi baik secara perorangan maupun kelompok, berupa penolakan, resistensi terhadap perubahan, apatis, acuh tak acuh, bahkan mungkin muncul luapan emosi destruktif, berupa demonstrasi.
PENYEBAB KONFLIK
Konflik dapat berkembang karena berbagai sebab sebagai berikut:
1. Batasan pekerjaan yang tidak jelas
2. Hambatan komunikasi
3. Tekanan waktu
4. Standar, peraturan dan kebijakan yang tidak masuk akal
5. Pertikaian antar pribadi
6. Perbedaan status
7. Harapan yang tidak terwujud
PENGELOLAAN KONFLIK
Konflik dapat dicegah atau dikelola dengan:
1. Disiplin: Mempertahankan disiplin dapat digunakan untuk mengelola dan mencegah konflik. Manajer perawat harus mengetahui dan memahami peraturan-peraturan yang ada dalam organisasi. Jika belum jelas, mereka harus mencari bantuan untuk memahaminya.
2. Pertimbangan Pengalaman dalam Tahapan Kehidupan: Konflik dapat dikelola dengan mendukung perawat untuk mencapai tujuan sesuai dengan pengalaman dan tahapan hidupnya. Misalnya; Perawat junior yang berprestasi dapat dipromosikan untuk mengikuti pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, sedangkan bagi perawat senior yang berprestasi dapat dipromosikan untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.
3. Komunikasi: Suatu Komunikasi yang baik akan menciptakan lingkungan yang terapetik dan kondusif. Suatu upaya yang dapat dilakukan manajer untuk menghindari konflik adalah dengan menerapkan komunikasi yang efektif dalam kegitan sehari-hari yang akhirnya dapat dijadikan sebagai satu cara hidup.
4. Mendengarkan secara aktif: Mendengarkan secara aktif merupakan hal penting untuk mengelola konflik. Untuk memastikan bahwa penerimaan para manajer perawat telah memiliki pemahaman yang benar, mereka dapat merumuskan kembali permasalahan para pegawai sebagai tanda bahwa mereka telah mendengarkan.
TEKNIK ATAU KEAHLIAN UNTUK MENGELOLA KONFLIK
Pendekatan dalam resolusi konflik tergantung pada :
q Konflik itu sendiri
q Karakteristik orang-orang yang terlibat di dalamnya
q Keahlian individu yang terlibat dalam penyelesaian konflik
q Pentingnya isu yang menimbulkan konflik
q Ketersediaan waktu dan tenaga
STRATEGI :
q Menghindar
Menghindari konflik dapat dilakukan jika isu atau masalah yang memicu konflik tidak terlalu penting atau jika potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan akibat yang akan ditimbulkannya. Penghindaran merupakan strategi yang memungkinkan pihak-pihak yang berkonfrontasi untuk menenangkan diri. Manajer perawat yang terlibat didalam konflik dapat menepiskan isu dengan mengatakan “Biarlah kedua pihak mengambil waktu untuk memikirkan hal ini dan menentukan tanggal untuk melakukan diskusi”
q Mengakomodasi
Memberi kesempatan pada orang lain untuk mengatur strategi pemecahan masalah, khususnya apabila isu tersebut penting bagi orang lain. Hal ini memungkinkan timbulnya kerjasama dengan memberi kesempatan pada mereka untuk membuat keputusan. Perawat yang menjadi bagian dalam konflik dapat mengakomodasikan pihak lain dengan menempatkan kebutuhan pihak lain di tempat yang pertama.
q Kompetisi
Gunakan metode ini jika anda percaya bahwa anda memiliki lebih banyak informasi dan keahlian yang lebih dibanding yang lainnya atau ketika anda tidak ingin mengkompromikan nilai-nilai anda. Metode ini mungkin bisa memicu konflik tetapi bisa jadi merupakan metode yang penting untuk alasan-alasan keamanan.
q Kompromi atau Negosiasi
Masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, serta meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak.
q Memecahkan Masalah atau Kolaborasi
- Pemecahan sama-sama menang dimana individu yang terlibat mempunyai tujuan kerja yang sama.
- Perlu adanya satu komitmen dari semua pihak yang terlibat untuk saling mendukung dan saling memperhatikan satu sama lainnya.
PETUNJUK PENDEKATAN SITUASI KONFLIK :
q Diawali melalui penilaian diri sendiri
q Analisa isu-isu seputar konflik
q Tinjau kembali dan sesuaikan dengan hasil eksplorasi diri sendiri.
q Atur dan rencanakan pertemuan antara individu-individu yang terlibat konflik
q Memantau sudut pandang dari semua individu yang terlibat
q Mengembangkan dan menguraikan solusi
q Memilih solusi dan melakukan tindakan
q Merencanakan pelaksanaannya
KASUS
Pada pukul 1 siang, Astuti, seorang kepala ruang bedah menghubungi Apoteker untuk menanyakan mengapa Tn Rahmat tidak diberikan obat untuk persiapan pulang. Dengan meletakan telpon, ia berkata, “saya kecewa dengan kerja mereka, apakah Ia pikir hanya Ia sendiri yang dapat bekerja dan tidak ada staf lain yang mampu mengerjakannya”. Kemudian Asuti melanjutkan kalimatnya, “Saya akan membicarakan hal ini pada seseorang”.
PERTANYAAN:
1. Apa sumber dari konflik yang sedang terjadi ?
2. Jika Anda sebagai kepala ruang/koordinator, yang bertanggung jawab atas situasi yang terjadi, darimana Anda akan memulai mencari pemecahan masalah ini ?
3. Anda dapat memilih satu cara penanggulangan konflik, dan uraikan pendapat anda.
4. Hal positif apa yang dapat diambil dari konflik diatas
EVALUASI
1. Sebutkan definisi konflik?
2. Sebutkan faktor penyebab konflik?
3. Sebutkan aspek positif dari konflik?
4. Sebutkan 2 – 3 strategi pemecahan konflik?
5. Jelaskan langkah – langkah 1 cara pemecahan konflik !
RINGKASAN
Hubungan interpersonal antara perawat dengan, kolega, kelompok, keluarga pasen maupun orang lain dapat merupakan sumber terjadinya konflik, oleh sebab itu perawat harus mengetahui dan memahami manajemen konflik. Penyebab konflik meliputi: ketidakjelasan uraian tugas, gangguan komunikasi, tekanan waktu, standar, kebijakan yang tidak jelas, perbedaan status, dan harapan yang tidak tercapai. Konflik dapat dicegah atau diatur dengan menerapkan disiplin, komunikasi efektif, dan saling pengertian antara sesama rekan kerja.Untuk mengembangkan alternatif solusi agar dapat mencapai satu kesepakatan dalam pemecahan konflik ,diperlukkan komitmen yang sungguh sungguh . Ada beberapa stragtegi yang dapat digunakan, antara lain ; akomodasi, kompetisi, kolaborasi, negosiasi, dan kompromi. Diharapkan Manajer Perawat dapat memahami dan menggunakan keahliannya secara khusus untuk mencegah dan mengatur konflik.
Penulis : Heru Subekti
Staff PSIK FK UGM Bag.Kep. Komunitas
Family Medicine FK UGM
tim pengambang Home Care Hospitasl Based
DPF K3M FK UGM
Sumber : http://subektiheru.blogspot.com/2008/03/manajemen-konflik.html
Selengkapnya...
Manajemen Qolbu (Penuntun Hati)
Angel of Heaven, 11 Januari 2009PENDAHULUAN
Saat ini, semua orang menyadari bahwa kesuksesan manusia tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual ataupun kecerdasan emosional, melainkan juga ditentukan oleh kecerdasan spiritual. Kecerdasan intelektual diperoleh mmelalui olah akal. Kecerdasan emosional diperoleh melalui olah “jiwa“. Sedangkan, kecerdasan spiritual diperoleh dengan olah qolbu.
Olah qolbu inilah yang acapkali diabaikan oleh manusia. Padahal, qolbu dalam agama adlah sentral perbuatan manusia. Tatkala, manusia acuh untuk memenuhi kebutuhan dasar spiritual (basic spiritual needs), maka manusia akan tertimpa krisis spiritual (spiritual crisis). Krisis spiritual inilah bidang dari semua krisis.
MAKNA HIDUP
Hidup dan kehidupan merupakan misteri. Manusia terlahir bukan atas kehendaknya sendiri. Dari pasangan ibu dan bapak yang bukan pilihannya. Waktu dan tempat kelahirannya pun di luar perencanaannya.
Setelah terlahikan ke dunia, Allah st memberikan kepada qolbu ayah dan ibunya perasaan kasih dan saying yang mendalam kepada anak-anakna. Dengan kasih saying itu, orang tua akan selalu merawat, membesarkan, melindungi serta mendidik buah hatinya. Tidak kenal lelah sepanjang hidupnya, mereka selalu memberikan perhatian dan belas kasih untuk kesuksesan dan kebahagiaan keturunannya tersebut.
Waktu dating silih berganti, tanpa terasa si bati tumbuh menjadi anak-anak, kemudian memasuki usia remaja. Dari remaja menjadi dewasa, setelah itu menjadi setengah baya dan memasuki usia senja, kemudian berakhir dengan kematian, yang seorangpun tidak ada yang tahu kapan ia dating di mana dia menjemput dan apa yang menyebabkan kehadirannya.
Dalam perjalanan waktu tersebut, hidup manusia tidak lpas dari tiga hal, yakni (1) makan dan minum, (2) tidur, (3) berhajat besar ataupun kecil. Ibarat mesin yang membutuhkan bahan baker dan oli. Pada saatnya bahan baker tersebut akan habis dan oli pun harus dibuang dan diganti dengan yang baru. Seperti itulah gambaran kehidupan manusia. Setiap hari itulah manusia harus diisi dengan makanan dan minuman agar dapat digunakan untuk beraktivitas. Dan pada saatnya makanan dan minuman itu harus dibuang agar tidak menimbulkan penyakit bagi manusia itu sendiri.
Tubuh manusia membutuhkan makanan yang diperlukan untuk menopang semua aktivitas organ tubuhnya. Makanan berfungsi untuk menghasilkan tenaga, mengganti bagian-bagian tubuh yang rusak dan untuk pertumbuhan.
Setelah makanan itu dikonsumsi oleh manusia, kemudian mengalami proses metabolisme di dalam tubuh. Sisa dari metabolisme tersebut dikeluarkan melalui proses pernafasan (respirasi), ekskresi (benda yang dikeluarkan berbentuk air), dan defekasi (benda yang dikeluarkan berbebtuk padat). Proses pernafasan mengeluarkan kabondioksida dan uap air, ekskresi mengeluarkan urine yang berasal dari ginjal dan keringat melalui kulit, serta proses defeksi menghasillkan tinja yang keluar dari lubang anus.
Inilah beberapa hal yang selalu terjadi dalam perjalanan hidup raga manusia. Yakni suatu sistem kehidupan yang sangat rumit, sangat sempurna sekalugus penuh misteri. Dapat kita bayangkan betapa hebatnya Dzat yang menciptakan sistem kehidupan manusia tersebut. Sudah pasti, yang menciptakannya adalah Allah SWT yang Maha Kuasa, Maha Mengetahui dan Maha Menciptakan. Dialah yang berada di balik semua kehidupan yang menakjubkan itu. Tidak ada yang terlwatkan dari pantauan dan kekuasaan-Nya. Semua berada di bawah kekuasaan dan kehendak-Nya.
Namun yang harus dipertanyakan adalah, apakah hanya seperti itu kehidupan manusia? Apakah hidup manusia hanya untuk memenuhi kebutuhan jasad berupa makan, minum, tidur, dan buang hajat semata? Atau apakah hidup manusia hanya berisi perjalanan sel-sel yang menakjubkan itu? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang selalu menggelayut di dalan lubuk hati manusia yang oleh Allah SWT telah dikaruniai akal pikiran.
Para filosof pun mencoba mencari apa arti hidup yang sesungguhnya, yang pada gilirannya kemudian memunculkan jawaban yang berbeda-beda. Schopenhauer (1788-1860) menyatakan bahwa “hidp adalah kehendak”. Berbeda dengan Nietzsche (18444-1900) yang mendefinisikan “Hidup adalah kekuatan. Dan jauh sebelum kedua filosof itu. Imam Al Ghazali (wafat 505 H/1111 M) menyatakan bahwa: “Hidup adalah cinta dan ibadah”.
Kalau kita melihat beberapa pendapat ini, nampak jelas bahwa ungkapan Al Ghazali menggambarkan arti hidup yang lebih menyeluruh. Hidup adalah cinta dan ibadah. Cinta bisa mendatangkan kehendak, dan kehendak bisa memunculkan kekuatan serta sesuatu yang lain di atasnya.
Hidup juga ibadah, artinya hidup manusia untuk beribadah kepada Tuhannya. Ibadah dilakukan atas kekuatan materi (fisik) yang menjadikan seseorang berperilaku baik dan beramal shalih untuk kepentingan pribadi dan mayarakat. Kecerdasan spiritual menguatkan seseorang untuk mengungkap apa yang ada dalam alam serta beberapa nikmat, keindahan, dan tanda-tanda kebeasran Tuhan.
Hidup yang dalam bahasa Arab disebut hayat, biasanya diartikan sebagai suatu kondisi di mana seluruh anggota organ tubuh berfungsi. Tubuh dapat bernafas, bergerak, memerlukan makanan, menerima dan mereaksi rangsangan dari luar, tumbuh dan berkembang biak serta mengeluarkan zat sosa. Manusia dikatakan hidup apabila masih dapat menarik dan menghembuskan nafas, menggerakkan kaki dan tangan, membutuhkan makanan, menerima reaksi dari luar serta dapat berkembang biak.
Bernafas adalah proses mengambil oksigen dari lengkungan yang digunakan untuk membakar zat-zat makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia dan mengeluarkan karbon dioksida dan uap ke dalam lingkungan. Peristiwa pembakaran itu disebut dengan oksidasi. Manusia dikatakan bergerak apabila mengalami perubahan pada posisi tubuh, misalnya berjalan, berlari dan beraktifitas. Manusia menerima dan memberi reaksi terhadap rangsangan (iritabilitas).
Pada umumnya, kehidupan seeorang selalu dikaitkan dengan masih berfungsinya faktor-faktor ini. Sebaliknya pada saat semuanya tidak berfungsi lagi, maka ketika itu ia dikatakan mati. Dan itulah akhir dari kehidupan seorang anak manusia.
Untuk Apakah Hidup di Dunia?
Ketika akan menciptakan manusia, terlebih dahulu Allah SWT memberitahukan kepada para malaikat bahwa makhluk yang akan diciptakan itu memiliki kelebihan yang tidak dimiliki makhluk Allah SWT yang lain, yakni berupa akal yang dikaruniakan oleh Allah SWT kepada setiap manusia.
Keistimewaan akal ini merupakan bekal bagi anak cucu Adam untuk mengarungi kehidupan dunia, sekaligus dapat dijadikan alat untuk mencapai tujuan hidup di dunia. Dengan akal, manusia bisa mengetahui baik dan buruk. Dengan akal pula manusia memiliki ilmu pengetahuan untuk mengatur dunia.
Dan dengan bekal akal yang sangat dahsyat inilah Allah SWT menjadikan manusia sebagai khalifah-Nya (wakil Alllah SWT) di muka bumi.
Ini adalah fungsi hidup manusia di dunia. Yakni sebagai khalifah Allah SWT yang dibebani untuk menghiasi kehidupan dunia dengan nilai-nilali kebaikan, seperti keadilan persamaan dan sebagainya.
Dari sini maka, hidup di dunia bisa bermakna bila manusia selalu berusaha untuk menjalankan fungsi khalifah yang dibebankan kepadanya. Hidup akan sangat berarti apabila seseorang selalu menebar kebaikan dalam setiap tingkah lakunya. Yakni perilaku yang selalu membawa kedamaian dan ketentraman pada orang di sekitarnya.
Dalam bentuk yang paling konkrit, usaha ini dapat berwujud dalam bentuk (1) menjunjung tinggi dan menegakkan keadilan, (2) menumbuhkan kepedulian sosial dengan membantu golongan lemah dan tertindas, (3) melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, (4) serta menghiasi diri dengan tingkah laku yang selalu mengedepankan budi luhur, atau yang sering diistilahkan dengan akhlaqul karimah (uraian tentang akhlaqul karimah ini akan dibahas scara khusus).
1. Menegakkan Keadilan
Mengenai pentingnya berbuat adil dengan tegas Al Qur’an menempatkannya sebagai sendi utama agama Islam. Sekaligus memerintahkan umat Islam untuk selalu berbuat adil.
Para ulama menyatakan bahwa yang dimaksud adil adalah menempatkan sesuatu sesuai dengan tempatnya (proporsional). Ini menunujukkan bahwa adil tidak selalu berarti sama, tapi kondisional sesuai dengan siuasi dan kondisi. Bisa adi dalam suatu keadaan keadilan menuntut adanya kesamaan, namun dalam kondisi yang lain ketidak adilan itu justru berpangkal pada perlakuan yang sama tersebut. Misalnya pembagian hadiah dalam sebuah perlombaan antara juara pertama, kedua dan ketiga.
Adil disini mencakup segala hal, adil kepada diri seniri, adil kepada orang lain baik yang seagama atau yang lain agama, adil kepada istri, anak, bahkan kepada musuh.
2. Menumbuhkan Kepedulian Sosial
Begitu pula hidup akan menjadi bermakana bila seseorang memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Membantu mereka yang lamah dan golongan tertindas. Islam sebagai agama rahmatan lil alamin (menjadi rahmat bagi seluruh alam) sangat menekankan pentingnya menumbuhkan kepedulian kepada sesama yang sangat membutuhkan. Agama sangat menganjurkan untuk membantu mereka yang kesusahan, menghapuskan penindasan, keterbelakangan serta ketidak adilan, baik yang terjadi di ranah publik ataupun domestik.
Dalam bentuknya yang paling nyata, adanya kewajiban zakat dan anjuran sedekah serta infaq bagi orang yang mampu, agar tumbuh kepedulian sosial kepada mereka yang sangat membutuhkan mengenai pentingnya membantu orang dalam kesusahan.
Bahkan membina hubungan sosial lebih utama dari sekedar memperhatikan perbuatan yang manfaatnya hanya dirasakan oleh dirinya sendiri.
Ini artinya bahwa melakukan bakti untuk kemaslahatan masyarakat dengan membantu kaum tertindas serta orang-orang yang sangat membutuhkan lebih utama dari hanya sekedar berdiam diri serta menyepi untuk mencari “kepuasan” pribadi.
Orang yang bermanfaat kepada manusia lain adalah mereka yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Rela berkorban tanpa mengenal pamrih untuk kemaslahatan bersama. Mereka adalah orang-orang yang selalu dibutuhkan oleh masyarakatnya, di mana kehadirannya sangat ditunggu-tunggu dan kepergiannya selalu menyisakan kesedihan.
3. Melaksanakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Peran selanjutnya yang dapat diambil untuk mengisi hidup di dunia adalah melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar yang merupakan hal yang sangat prinsip dalam agama.
Yang dimaksud dengan amar ma’ruf nahi munkar adalah usaha untuk menerapkan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran, menghapus segala bentuk kesalahan dan penyimpangan. Karena itu, prinsip ini menjadi sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang adil, damai dan sejahtera.
Hanya saja amar ma’ruf nahi munkar harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Jangan sampai tujuan baik kita menjadi rusak hanya gara-gara kesalaan dalam cara menerapkannya. Ibarat orang memancing, ikan didapat tetapi air di kolam tidak menjadi keruh. Itulah prinsip yang harus dikedepankan dalam melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar.
Sumber: http://miiqdm.com/2008/06/26/manajemen-qolbu-penuntun-hati/
Selengkapnya...
Hati memiliki logika yang tidak mampu dipahami oleh akal pikiran
Angel of Heaven, 10 Januari 2009‘Hati memiliki logika yang tidak mampu dipahami oleh akal pikiran.’
Blaise Pascal - ilmuwan abad ke-17
Belakangan ini berita-berita di koran atau televisi sungguh menyeramkan dan me-resahkan hati. Mulai dari kasus penganiayaan praja sebuah institut pendidikan, suami yang membunuh istrinya, sampai ibu yang tega meracuni anaknya sendiri, lalu dia bunuh diri. Apa yang sebenamya yang dialami oleh mereka itu, yang seolah kehilangan hati nurani?
SULIT MERASAKAN PERASAAN
Berbagai permasalahan dan ketidakbahagiaan manusia zaman sekarang bersumber dari emosi. Menurut Erbe Sentanu, pendiri lembaga transformasi diri Katahati Institute, salah satu penyebab adalah karena mereka membiarkan diri disetir oleh akal (olak) sehingga sulit memahami dan mengungkapkan emosi sendiri. Seperti kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) yang dipicu oleh cemburu atau ledakan emosi marah. Sementara seorang ibu dilanda depresi karena terlalu sering memendam perasaan, sehingga ia pun bunuh diri dan tega membunuh anaknya sendiri.
Emosi selalu dianggap lemah dan cenderung diabaikan. Sejak kecil kita dididik di dalam sistem yang lebih mengutamakan IQ (kecerdasan otak) daripada EQ (kecerdasan emosi). Sementara dalam budaya Tiinur, kita diajarkan untuk ‘mengekang’ emosi, di mana pria tidak boleh menangis dan wanita harus pandai memendam perasaan. Semakin dewasa, ruang ekspresi itu pun kian terbatas karena kita dituntut untuk lebih pandai mengendalikan emosi. Lama kelamaan, emosi kita pun menjadi semakin ‘lemah’. Bahkan wanita yang semula dianggap lebih berperasaan dibanding pria, semakin mirip pria yang sulit mengakui perasaannya.
Kehidupan yang super-sibuk dan ‘keras’ juga membuat wanita hams bersikap tegar. Sehingga tanpa sadar kita pun terbiasa menekan perasaan. Dan, ketika emosi sedang bergejolak, kita terbiasa mengalihkannya dengan membahas, ‘mengapa saya sedih, seharus-nyakah saya marah’. Dengan kata lain, kita lebih sering memikirkan (di kepala) perasaan ketimbang merasakannya (di dada).
MEMAHAMI EMOSI
Seperti halnya pikiran untuk dipikirkan, maka perasaan (emosi) untuk dirasakan. Selama ini kita cenderung menafsirkan kata ‘mengendalikan emosi’ dengan memendam atau mengekang emosi. Padahal sejatinya berasal dari emotion, dalam bahasa Inggris, ‘e’ kependekan dari electromagnetic, berarti gelombang elektromagnetik dan motion yang berarti gerakan. Jadi emosi adalah gelombang elektromagnetik yang bergerak di dalam tubuh kita.
Karenanya, emosi memiliki beberapa sifat, antara lain:
• Tarik-menarik. la akan menarik segala hal yang sama sifatnya. Maka, jika kita memulai hati dengan perasaan tidak enak, akan mengundang hal-hal yang tidak mengenakkan pula. Begitu pula kalau kita selalu merasa sedih, akan cenderung menarik sesuatu yang menyedihkan dan sulit menarik sesuatu yang bersifat bahagia.
• Selalu ingin bebas. Seperti sifat energi lainnya, emosi harus dilepas atau diekspresikan. Kalau tidak dilepaskan (supress), ia akan ‘bersembunyi’ di dalam bawah sadar kita dan terus aktif mencari celah untuk keluar. Manifestasinya bisa muncul dalam berbagai gangguan fisik (migrain, maag, kanker, stroke), psikis (stres, depresi), bahkan jiwa (psikopat).
KUNCINYA : IKHLAS
Kalau seorang pilot membutuhkan alat navigasi untuk mengendalikan pesawat sampai ke tujuan, maka emosi dirancang supercanggih oleh Tuhan untuk menuntun kita pada tujuan hidup, yaitu kebahagiaan.
Melalui emosi kita bisa mengetahui apakah kita masih berada di zona nafsu (yang diliputi berbagai emosi negatif, seperti marah, takut, cemas) atau sudah berada di zona ikhlas (diliputi oleh rasa nyaman, tenang, damai), di mana kita bisa menemukan kebahagiaan sejati.
Namun karena kurang paham menggunakan ‘instrumen’ tersebut (emosi), kita mudah lepas kendali dan terjebak di zona nafsu. Berbagai masalah timbul karena kita bertindak di saat hati masih dikuasai nafsu.
Mengendalikan emosi artinya bukan mengekang-nya, tapi justru melepaskannya. Namun yang dilepas-kan di sini adalah nafsu. Agar terbebas dari emosi, kita tidak boleh lari dari perasaan. Sebaliknya kita harus mau menerima dan menghadapinya dengan ikhlas. Kondisi ikhlas hanya dapat dirasakan ketika otak (pikir-an) dan hati (perasaan) berjalan selaras.
Berdasarkan studi, frekuensi otak, dan hati bisa bertemu pada gelombang alfa (bawah sadar) atau ketika tubuh dalam kondisi relaks seperti saat bermedi-tasi atau berzikir. Dalam kondisi ini kita harus ‘berdialog’ dengan hati untuk merasakan semua sensasi emosi yang muncul. Jadi ketika kita sedang bersedih, jangan ditahan atau dihindari. Sambutlah perasaan itu apa adanya dan biarkan hati Anda menjerit atau menangis-lah sepuasnya sampai Anda merasa ‘plong’. Perasaan lega, tenang, dan damai inilah yang menandakan kita sudah merasa ikhlas.
Untuk melakukannya, mungkin awalnya sulit. Tapi kalau kita rajin melatih ‘otot’ ikhlas ini, lama-kelamaan akan semakin kuat dan bekerja secara otomatis. Jadi, apapun masalah Anda, pastikan hati Anda dalam posisi ikhlas sebelum melangkah. Dijamin segalanya terasa mudah dan hidup menjadi lebih happy.
Sumber: (Majalah Pesona Juli 2007)
Selengkapnya...
REVOLUSI MANAJEMEN QOLBU
Angel of Heaven,Hati menurut definisinya adalah satu organ yang amat mempunyai peranan yang amat penting baik dalam hubungannya dengan sang pencipta maupun dengan manusia itu sendiri,hati yang kita maksud bukanlah hati menurut pengertian ilmu kedokteran (liver) tetapi lebih kepada hati (qolbu). yaitu berupa sesuatu yang halus (lathifah) dan ia berhubungan dengan sifat-sifat ketuhanan (robbaniyah) dan kerohanian yang ada hubungannya dengan hati jasmani.
Hati yang halus itulah hakikat manusia yang dapat menangkap segala rasa,dan ia mengetahui serta mengenal segala sesuatu. Hati inilah yang jadi sasaran pembicaraan, yang akan disiksa, dicerca dan dituntut. Karena eratnya hubungan antara hati jasmani dan hati rohani itu, sehingga kebanyakan akal manusia menjadi bingung dalam mengetahui dalam hubungannya. Hubungan kedua hati itu seperti halnya sifat dengan jisim yang disifati, atau seperti benda yang dijadikan perkakas dengan perkakasnya atau seperti orang atau benda yang telah berurat, berakar pada suatu tempat dengan tempatnya. Seperti sabda rasululloh s.a.w:”sesungguhnya di dalam tubuh anak adam itu terdapat segumpal daging,yang apabila bersih ia (daging) itu maka akan bersihlah semuanya dan apabila rusak (kotor) ia maka rusaklah semuanya”kemudian para sahabat bertanya ”apakah itu ya rasululloh? Ketahuilah bahwasannya ia itulah hati”. Dalam hadist ini rasululloh mengajarkan betapa pentingnya untuk selalu berusaha membersihkan hati, membersihkan hati bermakna menghapus darinya kecintaan pada dunia dan hal-hal duniawi serta menghilangkan daripadanya segenap kesedihan, kedukaan dan kekhawatiran atas segala sesuatu yang tidak berguna, untuk membersihkan hati para ulama berpandangan bahwasanya semakin manusia tenggelam dalam berbagi urusan duniawi dan sibuk dengan berbagai hal-hal materiil maka ia semakin beroleh banyak kesulitan dan akan bertambah pula beban yang di tanggungnya,semakin ia memanjakan badannya dengan dan terus-menerus memperhatikan penampilannya maka keadaan mentalnya akan semakin memburuk, kemampuan spiritualnya akan semakin memudar, kesucian dan kecemerlangan hatinya kehilangan semangat, noda dan kegelapan pun semakin bertambah. inilah sebabnya pengekangan diri dengan mensucikan hati dari pengaruh duniawi dan menerapkan pola hidup zuhud menjadi salah satu syarat yang mesti di penuhi dalam kemajuan spiritual dan menjauhkan diri dari segala sesuatu selain Alloh adalah salah satu jalan/cara untuk menuju Alloh. pengertian daripada menjauhkan diri daripada segala sesuatu selain Alloh bukanlah berarti seseorang itu meninggalkan kehidupan duniawinya tetapi bagaimana seseorang itu tidak menaruh duniawi dalam hatinya tetapi menaruh dunia dalam tangannya. seperti yang di jelaskan oleh Syekh Abdul Qodir Jailani dalam kitab “al-fath robbany” hal.90. “mensucikan hati sehingga tidak ada sesuatu di dalam hati itu melainkan alloh”. karena seseorang yang menaruh dunia dalam hatinya maka tatkala seseorang itu kehilangan hal-hal duniawi itu akan goncanglah jiwanya dan semakin terpuruklah keadaannya seolah-olah dunia sudah berakhir tapi seseorang yang menaruhnya dalam genggaman tangannya tatkala kehilangan pun ia akan lebih bisa memahami bahwasannya di alam dunia itu tidak akan kekal dan akan timbul satu sikap optimis bahwa dia akan mampu untuk meraihnya kembali. Seseorang yang bodoh itu tidak akan menyadari realitas dirinya sendiri, ia memandang tubuh fisiknya sendiri sebagai esensi dari dirinya sendiri dan lupa pada simplisitas dan sifat abstrak dari hati spiritual.manusia terlalu sibuk memberi makanan pada tubuhnya dan memenuhi hasrat-hasrat inderawinya,padahal sesungguhnya di tempat inilah ia harus menyiapkan bekal untuk hari akhir kelak.
“mereka itu adalah orang-orang yang dicoba hatinya oleh Allah untuk taqwa”(QS.Al-Hujurat,3)maka hatilah yang diterima disisi Allah, apabila ia selamat atau terhindar dari hal-hal selain Allah dan sebaliknya, ia pula yang terhijab atau terdinding dari Allah, apabila ia jadi tenggelam dalam-hal-hal selain Allah. Hatilah yang akan dituntut, dijadikan sasaran pembicaraan dan cercaan dan ia pula yang berbagagia dengan mendekat kepada Allah akan menanglah orang yang mensucikan hatinya dan sebaliknya ia akan kecewa dan celaka jika ia mengotori serta merusak hatinya, Dalam al-qur’an di jelaskan: “sungguh akan memperoleh kemenangan (beruntunglah) orang- orang yang memebersihkan(hati) nya dan merugilah orang-orang yang mengotorinya “(QS.Asy Syamsi,9-10).Hatilah yang pada hakekatnya ta’at kepada Allah Ta’ala, sedangkan ibadah yang di kerjakan oleh anggota badan itu adalah penjelmaan dari cahaya hati,sebaliknya hati pulalah yang ingkar dan durhaka kepada Allah Ta’ala sedangkan kejahatan-kejahatan yang terjadi pada anggota badan itu, merupakan pantulan sinar gelap yang ada di dalam hati. jadi dengan bersinarnya hati akan muncullah kebaikan-kebaikan lahiriah dan dengan gelapnya hati akan muncul pula kejahatan-kejahatan,sebab tiap-tiap bejana (tempat) itu terkena percikan dengan apa-apa yang ada di dalamnya. Hati adalah bagaikan sebuah cermin yang telah diliputi oleh hal-hal yang membekas tadi dan bekas itu secara bersambung akan sampai kepada hati,adapun bekas-bekas yang terpuji akan membuat cermin hati semakin mengkilap cemerlang,bercahaya dan terang-benderang sehingga berkilauanlah kebenaran yang nyata di dalam hati dan terbukalah hakikat segala sesuatu yang di tuntut oleh agama. Kepada hati semacam inilah yang diisyaraatkan oleh Rasulullah SAW. “apabila Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba maka Allah akan menjadikan untuknya penasihat dari hatinya”(HR.Abu Manshur ad-dailami dengan sanad yang baik)Sabdanya lagi “barang siapa yang mempunyai penasihat dari hatinya maka Allah akan memeliharanya”
Macam – macam hati
Rasulullah SAW bersabda: “hati itu ada 4 macam, yaitu: 1. hati yang bersih yang didalamnya ada lampu yang bersinar, itulah hati orang mukmin, 2. hati yang terbalik, itulah hati orang kafir, 3. hati yang terbungkus erat dengan bungkusnya, itulah hati orang munafik, 4. hati yang bercampur aduk yang didalamnya ada iman dan nifak”(HR.Ahmad &Tabrani). Perumpamaan iman didalam hati itu adalah seperti sayur-sayuran yang tumbuh subur karena air yang bersih sedangkan perumpamaan nifak didalam hati itu adalah seperti luka yang menjalar karena nanah. Maka dimana diantara kedua hal tadi yang menang maka itulah yang akan menguasai hati.seperti sabda nabi saw”hati orang mukmin itu bersih di dalamnya ada lampu yang bersinar dan hati orang kafir itu hitam dan terbalik”(HR.Ahmad&Thabrani) Dan perumpamaan air bagi sayuran tadi (hati) adalah zikir kepada Allah.
Dan salah satu jalan untuk dapat mencapai kebersihan hati seperti diatas adalah dengan banyak-banyak mengingat Allah (zikrullah). Seperti firman Allah “sesungguhnya hanya dengan mengingat Allah hati itu dapat menjadi tenang(bersih)”(QS.Ar Ro’du.28) “ingatlah tuhanmu di dalam hati mu” (QS.Al-A’raf:204) “belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah” (QS.Al-Hadiid:16)
Bahkan mengingat Allah dalam hati (khofi) akan memperoleh pahala yang lebih besar daripada mengingat Allah dengan lidah, seperti sabda Rasullah “zikir yang paling baik adalah zikir khofi (dalam hati) dan rizki yang paling adalah yang mencukupi”(HR.Baihaqi)
Hati = akal
Didalam al-qur’an dijelaskan bahwa hati itu juga salah satu alat untuk berfikir (aql), karena aql mengandung arti mengerti, memahami, dan berfikir, seperti terdapat didalam Al-Qur’an: “maka apakah mereka tidak berjalan dimuka bumi lalu mereka mempunyai qolb(hati) yang dengan itu mereka dapat memahami atau telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar?,karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta tetapi hati yang ada didalam dada” (QS.Al-Hajj,46),“dan sesungguhnya kami jadikan isi neraka jahanam kebanyakan dari jin & manusia, mereka mempunyai qolb (hati) tetapi tidak digunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) (QS.Al-A’raf:179) menurut Al-Qusyairi perbedaan Aql&Qolb yaitu Aql tidak dapat memperoleh pengetahuan yang sebenar-benarnya tentang Tuhan.seperti Sabda Rasululloh: “janganlah berpikir (menggunakan akal) dalam Dzatulloh tetapi berpikirlah kepada ciptaannya”disini rasul sudah menjelaskan bahwa akal itu mempunyai keterbatasan di dalam mengenal tuhan dan ia (akal) tidak akan sampai kepada pengenalan yang sesungguhnya terhadap tuhan.sedangkan Qolb (hati) dapat mengetahui segala Hakikat yang ada.seperti firman Allah SWT: “tiadalah berdusta apa-apa yang di lihat oleh hati” (QS.An-Najm:11) dan hal ini di perkuat oleh Sabda Rasululloh SAW: “Andaikata setan-setan itu tidak mengerubungi Hati anak-anak Adam,Niscaya mereka dapat melihat kepada Alam Malakut yang ada di langit” (HR.Ahmad)
Seseorang tidak layak memperoleh predikat mukmin tanpa mengikat hati atas segala hal yang harus diyakini. Suatu ibadah tidak akan sah tanpa niat di dalam hati karena rasululloh saw bersabda: “setiap amalan itu di mulai (dinilai) dari niat dan niat itu ada di dalam hati”.para imam mujtahid sepakat bahwasanya aktivitas raga tidak akan di terima tanpa disertai aktivitas hati,sedangkan aktivitas hati tetap akan dinilai (diterima) meskipun tanpa aktivitas raga.andaikata tidak demikian adanya maka iman juga tidak akan di terima karena definisi iman ialah di ucapkan dengan lidah dan di benarkan dengan hati.seperti firman Allah “Allah mencatat keimanan di dalam hati mereka” (QS.Al-Mujadalah:22) “mereka itu adalah orang-orang yang dicoba hatinya oleh Allah untuk takwa” (QS.Al-hujurat:3). Di dalam sebuah hadist Rasululloh SAW pernah di tanya: “Ya Rasululloh! siapakah orang yang terbaik itu?maka beliau menjawab: “yaitu orang mukmin yang bersih hatinya”, maka ditanyakan lagi. apakah artinya orang yang bersih hatinya itu wahai Rasululloh? beliau lalu menjawab: ialah orang yang takwa, bersih tidak ada kepalsuan padanya ,tak ada kedurhakaan, penghianatan, dendam dan kedengkian”. (HR.Ibnu Majah)
Dan Sabdanya lagi: “Ilmu itu letaknya di dalam dada (hati) bukan pada tulisan”
Teori Hati
setelah kita mengetahui betapa pentingnya kita membersihkan hati,karena sebenarnya ikhlas, taqwa, iman dsb. Adalah efek yang timbul jikalau hati seorang itu bersih dan sebaliknya iri, dengki, hasad, ria, dsb timbul jikalau hati seorang itu kotor walaupun banyak orang yang mengajarkan metode pembersihan hati atau yang lebih populer disebut manajemen qolbu, tapi pernahkan kita sadari bahwa kita hanya berputar dalam teori hati dalam arti kita hanya mempelajari efek dari bersih dan kotornya hati, tetapi tidak pernah kita mengetahui dimana sesungguhnya letak hati itu?? karena apakah mungkin kita dapat membersihkan suatu tempat jikalau kita tidak mengetahui dimana letak tempat itu?, serta bagaimana cara untuk membersihkannya?, tetapi kita malah lebih dulu mempelajari efek dari kotor dan bersihnya hati?, bagaimana mungkin kita dapat mencapai pembersihan hati yang sesungguhnya jikalau tiada kita mengetahui dimana letak hati itu sendiri???
Untuk jawabannya marilah kita sama – sama untuk mempelajari Al-quran, karena di dalam Al-Quran terdapat penjelas untuk seluruh pertanyaan, QS. 2 (Al-Baqarah): 185 “bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). “
Penulis: M. Yusuf Syaefudin
Penulis adalah anggota Tim Dakwah Majlis Pengajian Aly Wafa Tajul Arifin, Bintara – Bekasi Barat.
Selengkapnya...
Mendifinisikan Kembali “Value”
Angel of Heaven, 09 Januari 2009Saya sering tidak bisa menjawab pertanyaan wartawan tentang “kehebatan” strategi merek-merek yang sedang popular seperti Mie Sedaap, Lion Air atau Bread Talk. Tidak seperti pengamat lain yang ringan pujian, saya mungkin termasuk pengamat yang penuh kehati-hatian dalam berkomentar. Bukannya apa-apa, mereka masih terlalu dini untuk diberi pujian.
Dibanyak Negara, termasuk di sini, lebih dari 60% produk baru hanya bisa bertahan maksimal dua tahun. Dan dalam tempo lima tahun, 80% akan hilang. Mudah-mudahan mereka masuk yang sisanya, yaitu 20% yang bisa lanjut.
Tapi melihat angka itu pun kita masih harus lebih berhati-hati. Pengalaman menunjukkan, 20% yang mampu bertahan bukanlah pelaku usaha yang melakukan “sprint” diputaran pertama lomba lari marathon. Sprinter yang lari melesat diputaran pertama biasanya menarik perhatian, tetapi nafasnya segera habis begitu memasuki putaran-putaran berikutnya. Untuk lari kencang ia membutuhkan dopping yang kuat. Tapi lama-lama doppingnya tidak bisa bekerja lagi dan tubuhnya akan loyo, lalu jatuh.
Kita sudah sering menyaksikan tontonan-tontonan hebat yang tidak “happy ending” Beberapa tahun lalu, publik dikejutkan oleh geliat produk shampoo “Beauty”. Setelah mengobrak-abrik pasar dan mendapat pujian, Beauty hilang tak tentu rimbanya. Konon, persoalan intern menghentikan laju langkah mereka. Kita sering juga pernah melihat keelokkan manuver Sempati Air yang memberikan banyak “Value” kepada customer-nya. Sempati bahkan begitu berani memberi kompensasi berupa denda diri (berupa Voucher) terhadap setiap keterlambatan yang terjadi. Langkah Sempati terpaksa berhenti sebelum go public dengan meninggalkan banyak hutang kala itu. Belakangan ini sejumlah Airlines baru melakukan kesalahan yang sama, grounded justru pada saat memperoleh kontrak-kontrak besar seperti pengangkutan jemaah haji. Di media cetak kita juga pernah menyaksikan gemerlapnya produk-produk terbitan Ika Muda Group (misalnya
majalah Mode dan Prospek). Setelah melakukan pembajakan “crew” secara besar-besaran dan melohok pasar secara agresif, mereka pun segera kehabisan nafas dan hilang lagi. Semoga kesalahan-kesalahan ini tidak dialami oleh merek-merek populer yang baru.
Lantas apa biang keladi kegagalan itu semua?
Saya menduga, umumnya pemasar-pemasar baru itu tidak kenal betul marketing strategy yang benar. Barangkali mereka cuma baca berita di Koran, bahwa popularitas merek adalah fungsi dari “value”. Produk-produk diterima oleh pasar karena “value”. Tapi tak banyak yang tahu bahwa value berdimensi sangat luas. Yang mereka baca dari kasus-kasus yang diulas wartawan dan para pengamat adalah celebrity CEO yang mengelola celebrity (popular) brand, yang mengedepankan semata-mata customer value. Bahkan saya mendengar ada product manager yang berani membuang cuma-cuma Rp. 80
sampai 150 miliar untuk merebut customer pesaing-pesaingnya. Mereka sudah tak ubahnya seperti politisi yang baru kenal pemasaran yang “membeli” suara lewat operasi subuh. Maka ketika pemungutan suara harus diulang, tak ada satupun yang kembali.
“Creating Customer Value” pada dasarnya adalah pendekatan pemasaran yang marak pada tahun 90’an. Pendekatan ini lahir sebagai kelanjutan dari kepercayaan bahwa customer adalah raja, dan pesaing adalah “penjahat”. Secara terselubung, nuansa teori PIMS yang mengedepankan pentingnya penguasaan market share sangat dominan dirasakan.
Dengan berbagai penelitian, ditemukanlah teknik-teknik seperti experiential marketing, emotional marketing dan sebagainya. Intinya, pemasar didorong memberikan “Value” yang sebesar-besarnya kepada pelanggannya.Di akhir periode, para pemegang saham tentu akan mendatangi Anda dan bertanya, “where is the beef” (mana
untungnya?). Harap diingat “creating customer value” adalah cost dan untuk itu anda harus bijak memainkannya. Kalau karir pemasaran Anda dimulai dari dunia sales, Anda tentu akan banyak mengalami kesulitan memahami ini. Saya banyak menemukan kasus eksekutif yang tidak mampu menghitung HPP (harga pokok penjualan) bahkan menjual produknya di bawah HPP demi mencetak sales dan customer value. Kalau anda menggunakan emotional marketing dan experiential
marketing, maka anda tak boleh main di pasar bawah. Consumer harus dipaksa membayar “value” itu, bukan menjadi beban perusahaan.
Dalam, teori-teori pemasaran yang baru, objektif pemasaran memang sudah mulai berubah, dari creating customer value menjadi creating shareholder/ stakeholder value. Value ini tentu saja tidak harus diberikan dan difokuskan semata-mata
pada customer, melainkan juga producer, shareholders dan society. Setidaknya ada tiga komponen (driver) yang turut menciptakan Value, yaitu Marketing (khususnya strong brand, customer loyalty, dan differensiasi), organisasi (strong culture, skills, leadership dan proses belajar) serta finance (investasi, pengendalian resiko, cash flow dsb). Maka strategi pemasaran tidak lagi difokuskan pada peningkatan pangsa pasar (penguasaan pasar), melainkan peningkatan dan pengelolaan marketing assets, khususnya intangibles. Pemasaran memang sedang mengalami reorientasi dari semata-
mata pemasaran munuju general management.
Dalam hal ini strategic management menjadi penting sekali. Kalau Anda bisa menaikkan customer value maka janganlah bermain diharga murah. Kalau anda bermain diharga murah, yakinlah bahwa Anda bisa bekerja dengan cost structure yang rendah. Kalau anda terus memotong harga, bersiap-siaplah menghadapi reaksi keras dari lawan-lawan anda.
Kemampuan berhitung dan berkelana ke seluruh lini manajemen mutlak dibutuhkan. Kalau semua value itu diberikan kepada orang lain, maka perusahaan anda dapat apa? Itulah yang membuat saya berhati-hati menilai Mie Sedaap, Lion Air ataupun Bread Talk. Mudah-mudahan saja mereka panjang usia, berlimpah rezeki dan terus mampu membagi-bagi
value dengan benar.
Oleh: Rhenald Kasali
Sumber: Detikcom
Selengkapnya...
Silahkan mendaftar dengan BidVertiser
Tempatkan tombol Referral di situs Anda dan Anda akan mulai mendapatkan penghasilan bila pengguna mengklik tombol pendaftaran sebagai seorang pemasang iklan atau penerbit:
Bila pengguna Mendaftar sebagai pengiklan dan menghabiskan $ 10 pertama, kami akan memberi kredit account Anda dengan $ 5. Bila pengiklan yang sama membelanjakan $ 50, Anda akan menerima tambahan $ 20.
Bila pengguna Mendaftar sebagai penerbit pertama dan mendapatkan $ 10, kami akan memberi kredit account Anda dengan $ 10. Ketika penerbit yang sama mendapatkan $ 50, Anda akan menerima tambahan $ 40.
Anda akan dilacak dalam control panel, termasuk klik, pendaftaran dan konversi. Anda penghasilan dari arahan akan disertakan dengan penghasilan BidVertiser dalam siklus pembayaran bulanan. Tunggu apa lagi klik bannernya

